Tiga Paslon Ketum dan Waketum OSIM MAN Sawahlunto Periode 2025–2026 Lakukan Kampanye: Panggung Demokrasi Pelajar yang Penuh Warna
Sawahlunto, 29 September 2025 Suasana semangat demokrasi telah menyala terang di lingkungan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Sawahlunto. Suasana halaman madrasah berubah menjadi panggung ekspresi dan harapan, Saat tiga pasangan calon Ketua dan Wakil Ketua OSIM (Organisasi Siswa Intra Madrasah) periode 2025–2026 tampil berorasi, berdialog, dan merangkul suara siswa-siswi yang kelak akan menjadi saksi sejarah kecil di balik pemilihan ini.
Di bawah langit biru nan teduh dan semilir angin yang menggoyang pelan dedaunan, para kandidat membawa misi, visi, serta mimpi tentang wajah OSIM MAN Kota Sawahlunto yang lebih inklusif, aktif, dan inspiratif. Dalam gemuruh tepuk tangan dan sorak sorai pendukung, mereka melangkah satu per satu ke depan, bukan sekadar untuk berkampanye, tapi untuk menunjukkan jati diri sebagai pemimpin masa depan.
3 Pasangan calon Ketua dan wakil ketua MAN Kota Sawahlunto Periode Tahun 2025 – 2026 ialah Paslon 1: Syifa dan Ganda
Paslon 2: Anggi dan Luthfi, Paslon 3: Nabila dan Najiya. Ketiga Paslon tersebut tampil kedepan ke depan secara bergantian menyampaikan Visi dan Misi Masing – masing. Mereka bukan hanya datang membawa ide, tapi kami adalah bagian dari denyut nadi MAN Kota Sawahlunto.
Bukan hanya adu kata, kompanye ini menjadi cermin kedewasaan dan kecintaan para pelajar terhadap organisasi dan madrasah mereka. Semua berlangsung dalam suasana damai, penuh hormat, dan semangat belajar yang tinggi.
Suara Demokrasi, Harapan OSIM ke Depan
Kampanye ini bukan hanya soal siapa yang menang, tapi tentang bagaimana siswa belajar berdemokrasi, mendengar, dan dipilih bukan karena popularitas semata, melainkan karena kualitas dan keberanian membawa perubahan.
Kepala MAN Kota Sawahlunto, Dafril Tuanku Bandaro , dalam sambutannya mengatakan, “Inilah panggung latihan kepemimpinan yang sebenarnya. Dari OSIM, kalian belajar tentang tanggung jawab, kerja sama, dan integritas, untuk bisa di gunakan pada masa depan nantinya.
Pemilihan akan dilaksanakan pekan depan, dan suara siswa akan menjadi penentu arah gerak OSIM setahun ke depan. Siapapun yang terpilih, mereka bukan hanya pemimpin OSIM mereka adalah wajah harapan dari generasi pelajar yang tak hanya cerdas secara akademik, tapi juga matang dalam etika dan sikap.