Suara Anak Negeri News

Jembatan Suara Rakyat

Aksi Apik Siswa MAN Kota Sawahlunto di Festival Literasi: Musikalisasi Puisi 

SAWAHLUNTO (Humas) 21 November 2025 di Aula Perpustakaan Muhammad Yamin, Talawi, para siswa MAN Kota Sawahlunto tampil memukau dalam ajang Festival Literasi Kota Sawahlunto yang digelar pada hari ini. Ruang perpustakaan yang biasanya tenang berubah menjadi panggung seni yang hidup, dipenuhi gemuruh tepuk tangan dan kekaguman dari para penonton.

Di bawah bimbingan dua guru terbaik, Musriyeni guru Seni Budaya yang sudah tak asing lagi dalam membentuk karakter seni para pelajar, serta Rita Elmiza guru Bahasa Indonesia yang piawai merawat kepekaan sastra murid-muridnya, para siswa menampilkan pertunjukan Musikalisasi Puisi yang meninggalkan kesan mendalam.

Sejak alunan musik pertama terdengar, penonton seakan ditarik memasuki lorong-lorong rasa yang dirajut lewat kata-kata. Para siswa tidak hanya membacakan puisi, mereka menghidupkannya. Setiap bait diolah dengan penuh penghayatan, dibungkus harmoni musik yang lembut namun kuat, sehingga puisi bukan lagi sekadar teks, melainkan pengalaman batin yang mengalir dari panggung ke hati para penyimak.

Penampilan mereka berdiri sebagai bukti bahwa literasi dapat bertransformasi menjadi karya seni yang mempersatukan pikiran dan perasaan. Gerak tubuh yang terkoordinasi, intonasi suara yang teratur, hingga kekuatan ekspresi yang terasa jujur semuanya berpadu menjadi suguhan yang membuat banyak penonton terdiam, lalu spontan memberikan tepuk tangan panjang.

Kepala MAN Kota Sawahlunto Dafril Tuanku Bandaro saat ditemui di usai penampilan siswa, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya ,”ananda semua yang telah tampil dengan penuh percaya diri dalam Festival Musikalisasi Puisi”. Penampilan kalian bukan sekadar pertunjukan seni, tetapi juga wujud dari keberanian mengekspresikan gagasan, kerja sama tim, dan dedikasi untuk memberikan yang terbaik, ujar Dafril.

Kepada para guru pembimbing dan seluruh pihak yang terlibat, terima kasih atas bimbingan, doa, dan dukungannya sehingga anak-anak kita dapat menunjukkan bakatnya dengan begitu indah.

Dengan penampilan yang memukau dan kerja keras yang jelas terlihat dari persiapan mereka, siswa MAN Kota Sawahlunto sekali lagi membuktikan bahwa Madrasah bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang berkembangnya seni, budi, dan kepekaan rasa.

Kontributor: Nofri Hendra

Editor : DTB