April 17, 2026
Arsiya Oganara berada di perpustakaan di Suzhou, China. (Istimewa)

Arsiya Oganara berada di perpustakaan di Suzhou, China. (Istimewa)

Oleh: Arsiya Oganara*

Suaraanaknegerinews.com – Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan! Dia menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah! Tuhanmulah Yang Mahamulia. Mengajar (manusia) dengan pena. Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya. QS. Al Alaq (Segumpal Darah) 96: 1-5.

Terjemahan surah Al Alaq 1-5 merupakan wahyu pertama yang diterima Nabi Muhammad saw di Gua Hira Mekkah pada 17 Ramadhan atau 6 Agustus 610 Masehi. Terdiri dari 96 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah, artinya diturunkan saat Rosulullah masih di Makkah. Kata lainnya, Rosulullah belum hijrah ke Madinah.

Sedangkan ayat 6 – 96 diturunkan setelahnya. Ketika dakwah lslam telah tersebar di antara orang-orang Quraisy dan setelah adanya ganguan dari mereka.

Adapun tafsir secara singkat berdasarkan alih bahasa “Ensiklopedia Al-Qur’an” karya Prof. Dr, Wahbah Zuhaili, M. Bassam Rusydi Zain, Dr. M. Wahbi Sulaiman, dan M. Adnan Salim yang diterbitkan oleh Gema Insani (GP).

Ayat 1-2, Wahai Muhammad, mulailah membaca Al-Qur’an dengan menyebut nama Tuhanmu atau meminta pertolongan dengan-Nya. Dia yang menciptakan segala sesuatu. Dia telah menciptakan manusia dari alaqoh yaitu segumpal darah.

Kemudian, ayat 3, Bacalah! Ini menegaskan perintah sebelumnya. Kamu yakin bahwa Tuhanmu Maha Penyayang dan Maha Pemurah. Diantara kemurahan-Nya, membuatmu membaca padahal kamu (Rosulullah) buta huruf atau ummi.

Terakhir, ayat 4 -5, Dia yang mengajarkan tulisan pada manusia dengan perantaraan qolam atau pena. Ini merupakan nikmat yang besar dari-Nya. Allah mengajarkan manusia dengan perantaraan pena apa yang tidak diketaui oleh manusia.

Begitu pentingnya membaca, bisa membaca buku dalam bentuk fisik atau e-book. Juga membaca fenomena alam yang bisa lebih mendekatkan diri pada-Nya. Membaca kehidupan untuk memahami bahwa segala sesuatu telah diciptakan dengan sempurna oleh-Nya. Segala sesuatu bukan hanya kebetulan dan tiba-tiba semua ada.

Jadi, apa yang ditunggu?

Bacalah!

*Profil Penulis:

Arsiya Heni Puspita – Arsiya Oganara adalah nama penanya. Lulusan Sarjana Ilmu Komunikasi dengan hobi membaca dan travelling.

Hobi ini pula yang mengantarkannya menjadi Professional Journalist yang sudah mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan dinyatakan Kompeten.

Juga Professional Tourist Guide and Professional Tour Leader, Licensed and Certified dari Disparekraf DKI Jakarta dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Indonesia.

Saat ini mulai merambah ke dunia sastra dan kegemarannya menulis tersalurkan dengan menulis cerpen, puisi, puisi esai, dan lainnya.

Arsiya Oganara sangat senang bertemu dengan orang baru, persahabatan bisa dilakukan melalui medsosnya. FB: Arsiya Heny Puspita. IG: arsiyahenyhdl. Email: hennyarsiya@gmail.com.