Belanggur di Nyamplungan
Oleh Yusuf Achmad
–
Menara Masjid Ampel menjulang. Di pelataran, jamaahnya tak beraturan. Sajadahku menutup embun basah. Diiringi takbir jelang lebaran.
Sebelum itu, riuh ramai Nyamplungan. Memasang telinga, menyiapkan buka. Nantikan belanggur, memukul gendang telinga, batalkan puasa.
Suara belanggur terdengar tak hanya di Nyamplungan. Bahkan di Setro, permata hatiku tercinta suka cita menyapa. Di Karang Empat, semua permata hatiku lain menyulut belanggur itu. Membuka tabir di baliknya, terlihat Nyamplungan. Berkumpul mereka menabuh bedug, usai belanggur meletus tujuh kali.
Belanggur Nyamplungan nyaring bergetar menggelegar. Ia mengiringi nyanyi, nari riuh, mereka lari-lari. Ia adalah irama indah ramaikan petang tanda magrib. Ramadan bertahmid.
Surabya, 18-7-2023