April 17, 2026

Dari Filipina, RD. Domincs Baldawins Masriat Bagikan Pesan Iman: “Kasih Allah Tak Pernah Meninggalkan Kita”

Oleh: joko

“Jangan Gelisah, Allah Hadir”: Pesan Sejenak Sabda RD. Domincs Baldawins Masriat

http://suaraanaknegerinews.com | Manila, Filipina – Selasa, 8 Juli 2025 — Dalam suasana hening reflektif di Central Seminary, University of Santo Tomas (UST), Manila, sebuah pesan rohani disampaikan penuh kasih oleh RD. Domincs Baldawins Masriat, imam asal Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, yang kini menjalani perutusan sebagai Pastor Mahasiswa di UST Manila, Filipina.

Lewat renungan Sejenak Sabda, Pastor Domincs membagikan penguatan iman yang menyentuh hati, seraya mengajak umat untuk percaya pada penyelenggaraan Ilahi, terlebih dalam situasi kesendirian dan ketidakpastian hidup.

Allah Tak Pernah Meninggalkan Kita

Mengacu pada Bacaan Pertama dari Kitab Kejadian 32:22-32, RD. Domincs menekankan pentingnya kesadaran bahwa Allah senantiasa hadir dalam setiap situasi hidup manusia. Ia menyinggung kisah Yakub yang mengalami perjumpaan ilahi justru di tengah kesepian dan kegelisahan.

“Jangan pernah gelisah dan khawatir karena Allah tidak pernah meninggalkan kita,” ujarnya dengan penuh keyakinan.

“Mungkin sesama tidak bersama kita, tetapi Allah pasti bersama kita.”sambungnya.

Pengalaman Yakub menjadi contoh nyata bahwa dalam kesendirian pun, kasih dan penyertaan Tuhan tetap bekerja secara misterius namun nyata.

Dipanggil untuk Berbelaskasih Tanpa Syarat

Dalam permenungan atas Injil Matius 9:32-38, RD. Domincs menyampaikan pesan kedua: panggilan untuk menjadi pekerja Tuhan yang berhati penuh belaskasih. Ia menggarisbawahi bahwa belaskasihan bukan hanya untuk orang yang kita kenal atau yang baik pada kita, melainkan untuk semua yang membutuhkan pertolongan.

“Yesus mengajak kita untuk berbelaskasih kepada semua orang yang kita temui,” katanya.

“Dalam berbelaskasih, jangan pernah memilih-milih. Hendaklah kita berbelaskasih kepada semua orang yang membutuhkan pertolongan.”

Pesan ini menjadi relevan di tengah dunia yang kerap mementingkan hubungan transaksional dan kepentingan pribadi.

Doa dan Harapan dari Seorang Pastor Mahasiswa

Sebagai penutup, RD. Domincs mengajak umat untuk berdoa agar hati kita senantiasa digerakkan oleh kasih, dan menjadi pribadi yang membawa sukacita Injil di mana pun berada.

“Ya Allah, gerakanlah hati kami agar senantiasa berbelaskasih kepada sesama yang membutuhkan pertolongan,” tulisnya dalam doa penutupnya.

Melalui renungan yang sederhana namun mendalam ini, RD. Domincs Baldawins Masriat menyuarakan suara kasih dan harapan dari jantung dunia akademik Katolik di Filipina, bagi umat di manapun berada.