“Dari Hati Hamba untuk Negeri: Rakerwil II Wanita GBI Maluku Menggelorakan Amanat Agung”
Oleh: joko
“Sehati Menuntaskan Amanat Agung di Tanimbar, Wanita Bethel Indonesia Kobarkan Semangat Pelayanan”
Rakerwil II Wanita Gereja Bethel Indonesia Wilayah Maluku berlangsung penuh sukacita dan semangat pelayanan di Gereja GBI Hati Hamba Saumlaki
http://suaraanaknegerinews.com | Suasana hangat penuh semangat iman memenuhi ruang utama Gereja Bethel Indonesia (GBI) Hati Hamba Saumlaki pada Rabu pagi, 15 Oktober 2025. Di bawah naungan tema besar “Sehati Menuntaskan Amanat Agung” dengan subtema “Keep On Fire” (Roma 12:11), berkumpul wanita dari berbagai wilayah Maluku untuk satu tujuan: meneguhkan panggilan pelayanan dengan hati yang menyala.
Acara Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) II Wanita Gereja Bethel Indonesia resmi dibuka oleh Pdt. J. Anaktototy, S.Th, selaku Gembala Jemaat GBI Hati Hamba Saumlaki. Dalam doa pembukaannya, ia menekankan pentingnya persekutuan wanita gereja sebagai tulang punggung pelayanan dan penggerak kasih Kristus di tengah masyarakat.
“Tuhan memanggil wanita bukan hanya untuk menjadi penopang keluarga, tetapi juga pelayan kasih di ladang Tuhan,” ucap Pdt. Anaktototy dengan suara penuh keyakinan.
Sambutan Penuh Kasih dan Harapan
Sambutan pertama disampaikan oleh Maria Kanety, S.Pi, Ketua Wilayah Wanita Gereja Bethel Indonesia (WGBI) Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Ia menggambarkan Rakerwil ini sebagai momentum kebersamaan untuk memperkuat sinergi antarjemaat dan memperluas dampak pelayanan wanita gereja di seluruh wilayah Tanimbar.
“Rakerwil bukan sekadar agenda formal, tetapi wadah untuk menghidupkan kembali semangat pelayanan. Kita bersatu, sehati, dan sepikir untuk menuntaskan Amanat Agung dengan roh yang terus menyala,” ujar Kanety dengan penuh semangat.
Selain membahas program kerja, Maria juga menekankan pentingnya peran wanita dalam mewujudkan cita-cita gereja yang berdampak sosial dan spiritual. Ia berharap semangat “Keep On Fire” terus berkobar dalam setiap pelayanan.
Pesan Ketua Daerah: Kobarkan Semangat Amanat Agung
Dalam kesempatan itu, Pdt. Salomina Tansora/Dias, M.Th, Ketua Pengurus Daerah Wanita GBI Maluku, menyampaikan sambutan yang sarat makna rohani. Ia mengajak seluruh peserta untuk bersyukur atas penyertaan Tuhan hingga Rakerwil II ini dapat terselenggara dengan baik.
“Puji syukur kepada Tuhan Yesus atas kebaikan dan pemeliharaan-Nya. Rakerwil ini menjadi wadah pertanggungjawaban dan sosialisasi program wilayah yang telah disahkan dalam Rakerda. Mari kita sehati, menuntaskan Amanat Agung, dan tetap menyala dalam kasih Kristus,” tutur Pdt. Salomina.
Ia juga menekankan pentingnya kerja sama antara pengurus wilayah dan lokal.
“Saya berharap semua peserta memiliki semangat dan roh yang bernyala-nyala untuk menuntaskan Amanat Agung. Bersama Tuhan, segala jerih lelah tidak akan sia-sia.”
Wanita Gereja Bethel: Dari Lokal Hingga Nasional
Dalam sesi berikutnya, Maria Kanety menjelaskan bahwa Wanita Bethel Indonesia (WBI) merupakan wadah pelayanan yang berkesinambungan dari tingkat gereja lokal hingga pusat. Melalui Rakerwil, setiap program dapat disosialisasikan dan diselaraskan dengan kebutuhan pelayanan di berbagai daerah.
“Kita ingin memastikan bahwa setiap wanita di GBI, dari Tanimbar hingga pusat, bergerak dalam satu visi dan misi yang sama—menjadi penuai di ladang Tuhan yang sudah menguning,” katanya.
Maria menambahkan, semangat pelayanan ini diharapkan melahirkan wanita yang cakap dan berdampak, serta menjangkau banyak jiwa untuk kemuliaan nama Tuhan.
“Kosongkanlah neraka, penuhi surga,” ujarnya lantang, yang langsung disambut tepuk tangan meriah peserta.
Sesi Pembinaan: Public Speaking dan Profesionalisme
Rangkaian kegiatan Rakerwil II juga diisi dengan seminar pembekalan, di antaranya Public Speaking: Bicara Percaya Diri, Menginspirasi dengan Kata dan Professional Grooming & Attitude.
Para peserta diajak untuk memahami pentingnya komunikasi efektif dalam pelayanan, serta menjaga penampilan dan etika sebagai representasi Kristus di tengah dunia kerja maupun pelayanan.
Dari sesi ini, peserta dibekali kemampuan berbicara di depan umum dengan percaya diri, mengatasi rasa gugup, dan menyampaikan pesan yang menginspirasi. Dalam sesi grooming, mereka belajar tentang pentingnya kerapian, kebersihan, dan sikap positif yang mencerminkan nilai-nilai Alkitab.
Pemulihan Batin: Kembali pada Sumber Damai
Menariknya, di akhir kegiatan juga disampaikan materi Inner Healing atau Pemulihan Batin yang menggugah hati. Materi ini menyoroti pentingnya pemulihan jiwa dari luka-luka masa lalu agar setiap wanita dapat melayani dengan hati yang sehat.
Melalui firman Mazmur 34:18 dan Mazmur 23:3, para peserta diajak menyadari bahwa Tuhan adalah Penolong sejati yang menyegarkan jiwa.
“Kita tidak bisa menuntaskan Amanat Agung dengan hati yang terluka. Tuhan ingin menyembuhkan agar kita kembali menyala dalam kasih-Nya,” disampaikan pembicara dalam sesi tersebut.
Menatap Program 2026–2027: Dari Tangan yang Melayani
Sebagai penutup, Rakerwil menghasilkan sejumlah rancangan program kerja WGBI Hati Hamba Saumlaki untuk 2026–2027, mencakup bidang kerohanian, sosial, kesejahteraan, dan pemberdayaan wanita. Program-program seperti kunjungan kasih ke rumah sakit dan rutan, pelayanan lansia, pelatihan ketrampilan makanan lokal, hingga doa nasional untuk kota dan bangsa menjadi wujud nyata dari semangat pelayanan yang menyala.
Sehati, Menyala dan Berdampak
Rakerwil II Wanita GBI Wilayah Maluku di Saumlaki bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum kebangkitan rohani kaum wanita gereja. Dari tanah Tanimbar, api semangat itu menyala, membawa pesan kasih dan harapan bagi banyak jiwa.
“Layani Tuhan dan layani sesama. Bersama Tuhan, kita mampu menuntaskan Amanat Agung,” begitu pesan terakhir yang menggema di ruang ibadah GBI Hati Hamba, menutup kegiatan dengan sukacita dan doa berkat.