April 17, 2026

Debat Paslon Ketua OSIM MAN Sawahlunto 25/26 Adu Gagasan dan Ide Inovatif

SAWAHLUNTO, 4 Oktober 2025 Di bawah langit yang cerah, halaman MAN Kota Sawahlunto bergemuruh dengan semangat muda yang membara. Debat calon ketua OSIS Masa Bakti 2025/2026 berlangsung megah, bukan sekadar ajang adu suara, melainkan panggung pertemuan gagasan dan inovasi yang menuntun masa depan sekolah menuju cakrawala baru.

Di balik meja  berbalut kain biru, Tiga  pasang calon pemimpin berdiri gagah dengan aura penuh percaya diri. Suasana hangat sekaligus tegang menyelimuti, saat para hadirin murid, guru, dan panitia—menanti detik-detik awal debat yang disusun rapi, berlandaskan asas musyawarah dan adil.

Debat dibuka secara resmi oleh Kepala MAN Kota Sawahlunto, Dafril Tuanku Bandaro yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya proses demokrasi di lingkungan sekolah sebagai cermin dari pembelajaran nilai-nilai kepemimpinan, tanggung jawab, dan kebangsaan. Lebih lanjut Kepala MAN Kota Sawahlunto memyampaikan Silakan berdebat dengan baik sesuai dengan Visi dan misi dan  Para pendukung silakan mendukung Paslon masing2 dengan kata -kata yang baik,  Silakan memilih sesuai hati Nurani, dan Selama kegiatan berlangsung silakan ikuti dengan tertib dan serius.

“Ini bukan sekadar kompetisi,” ujar Dafril , Kepala MAN Kota Sawahlunto, dengan suara penuh keyakinan. “Melainkan pertarungan ide-ide besar yang akan menjadi tonggak perubahan di MAN Kota Sawahlunto.”

Debat dimulai dengan sesi pemaparan visi misi, di mana setiap calon mengurai jalinan mimpi dan rencana mereka untuk memajukan OSIM MAN Kota Sawahlunto. Debat berlanjut ke sesi tanya jawab yang menantang. Setiap pertanyaan seperti kilat yang menyambar, menguji kecerdasan, ketajaman pemikiran, dan kesiapan setiap calon menghadapi tantangan nyata di lapangan. Dari isu kebersihan lingkungan sekolah, hingga peran OSIM MAN Kota Sawahlunto dalam mendukung kegiatan sosial, semuanya dijawab dengan ketegasan dan argumentasi yang matang.

Momen paling mengesankan adalah ketika keduanya saling melengkapi visi, menunjukkan bahwa kompetisi bukanlah sekadar menang-kalah, melainkan sinergi yang memperkaya. Ketiga Paslon sepakat bahwa masa depan OSIM MAN Kota Sawahlunto harus dibangun di atas pondasi kolaborasi, bukan rivalitas semata.

Civitas akademika MAN Kota Sawahlunto hingga seluruh siswa pun terhanyut dalam alur diskusi, yang bukan hanya mengisi ruang waktu, tetapi menorehkan makna mendalam tentang kepemimpinan muda. Mereka menyaksikan bagaimana semangat dan idealisme berpadu, menyalakan bara harapan untuk MAN Kota Sawahlunto Sawahlunto yang lebih gemilang.

Kontributor : Nofri Hendra

Editor : DTS