May 18, 2026

Di Tengah Ground Breaking Asrama Polresta Samarinda, Kapolri Bagikan Sumur Bor dan Sembako untuk Warga Kaltim

Oleh : joko

http://suaraanaknegerinews.c | KALTIM – Suasana hangat menyelimuti Jalan Gelatik, Kecamatan Sungai Pinang, Samarinda, Sabtu (17/5/25) di lokasi yang menjadi titik awal pembangunan Asrama Polresta Samarinda, hadir semangat kepedulian yang tak kalah kuat dari semangat pembangunan itu sendiri.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, tak hanya datang untuk memimpin prosesi ground breaking, tetapi juga membawa angin segar berupa bantuan nyata bagi masyarakat Kalimantan Timur.

Dalam momen yang sarat makna itu, Kapolri menyerahkan bantuan 2.000 paket sembako dan tujuh titik sumur bor, yang menyasar berbagai lokasi strategis seperti permukiman warga, tempat ibadah, hingga lembaga pendidikan.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya Polri memperkuat jalinan kebersamaan dengan masyarakat serta mendukung kesejahteraan mereka.

“Termasuk juga baru saja kita bagikan 2.000 paket sembako yang dibagikan bersama-sama antara TNI, Polri, dan kelompok komunitas jaga kamtibmas. Ini menunjukkan sinergitas yang sangat baik antara aparat dan masyarakat di Kalimantan Timur,” ungkap Jenderal Sigit dalam keterangannya.

Tujuh titik sumur bor tersebut tersebar di lokasi-lokasi yang sangat membutuhkan akses air bersih: Kelurahan Ampar, Pesantren Syaicuna Cholil Balikpapan Selatan, Gereja Pantekosta Serikat Indonesia, Pura Sang Hyang Agung, GBIB Lamaru, SMP 13 Balikpapan, dan Mushola Baiturahman Balikpapan Timur.

Bagi masyarakat, bantuan ini bukan sekadar simbol, melainkan solusi nyata atas persoalan sehari-hari. Sumur bor, misalnya, menjadi penopang utama bagi aktivitas warga yang kerap terdampak kekeringan dan keterbatasan pasokan air bersih.

“Ini tentunya akan sangat membantu, tidak hanya menjaga stabilitas kamtibmas, tapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi. Apalagi pertumbuhan ekonomi di Samarinda saat ini mencapai 8,6 persen,” tambah Kapolri.

Lebih dari sekadar pembangunan fisik, apa yang dilakukan hari itu mencerminkan pendekatan humanis Polri dalam mendekatkan diri pada rakyat.

Dalam pandangan Kapolri, sinergitas antara TNI, Polri, masyarakat, dan sektor swasta menjadi kunci keberhasilan berbagai program pembangunan dan pelayanan publik.

“Sekali lagi, saya ucapkan terima kasih untuk seluruh rekan-rekan, pemerintah daerah, Forkopimda, warga Samarinda, dan seluruh elemen masyarakat. Harapan kita, apa yang dilakukan ini membawa kebaikan dan manfaat luas bagi masyarakat,” pungkasnya.

Dengan langkah-langkah nyata seperti ini, Polri tidak hanya membangun asrama untuk anggotanya, tapi juga membangun harapan dan solidaritas di tengah-tengah masyarakat Kalimantan Timur.