February 9, 2026

Preman Berkedok Jukir Liar Diciduk di Bogor, Polisi Sita Uang Pungli dan Miras

Oleh : joko

http://suaraanaknegerinews.com | BOGOR – Suasana Jumat sore di Kabupaten Bogor berubah tegang saat aparat gabungan dari Polres Bogor, TNI, dan Satpol PP menggelar operasi penertiban premanisme.

Di balik hiruk-pikuk jalanan dan aktivitas pasar, sebanyak 23 orang yang mengaku sebagai juru parkir terjaring dalam razia intensif yang digelar sejak pagi hingga sore hari, Jumat (16/5/25).

Bukan sekadar juru parkir biasa, mereka diduga melakukan pungutan liar kepada pengguna jalan dan pengendara tanpa dasar yang sah. Beberapa di antaranya bahkan kedapatan membawa minuman keras saat diamankan.

“Hasilnya, sore ini 23 orang diamankan di Polres Bogor. Mereka adalah juru parkir liar yang meminta imbalan secara tidak resmi. Dari 23 orang ini, beberapa juga kedapatan membawa minuman keras,” ujar Wakapolres Bogor Kompol Rizka Fadhila, Sabtu (17/5/25).

Operasi dimulai dari penyisiran di Jalan Raya Jakarta – Bogor, Kecamatan Cibinong, salah satu jalur tersibuk di wilayah tersebut.

Beberapa orang yang kerap dikenal warga sebagai ‘Pak Ogah’ di perempatan jalan turut diamankan karena dianggap meresahkan dan memungut bayaran secara ilegal dari pengendara.

Tak berhenti di sana, petugas bergeser ke kawasan Pasar Cibinong, di mana sejumlah pria bertato tampak berkumpul di bawah flyover.

Saat penggeledahan dilakukan, petugas menyita sejumlah uang hasil pungli dan botol minuman keras, namun tidak ditemukan obat-obatan terlarang.

“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden yang diteruskan kepada Kapolri dan seluruh jajaran. Kita melaksanakan kegiatan penertiban terhadap aksi premanisme dan pungutan liar,” tegas Rizka.

Seluruh pelaku dibawa ke Polres Bogor untuk pendataan dan pembinaan lebih lanjut.

Kepolisian memastikan bahwa upaya penegakan hukum ini bukan hanya soal penindakan, tetapi juga bagian dari proses edukasi sosial agar ruang publik kembali aman dan tertib.

“Operasi seperti ini akan terus dilakukan guna menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat serta menekan praktik pungutan liar yang marak di ruang publik,” tambahnya.

Dengan tegas, Polres Bogor ingin menunjukkan bahwa ketertiban bukan hanya wacana tetapi tanggung jawab nyata yang ditegakkan demi masyarakat, di tengah tuntutan publik atas rasa aman dan langkah ini menjadi sinyal bahwa negara hadir bahkan di persimpangan jalan terkecil sekalipun.