May 10, 2026

FPMI Sumbar Menyemai Jalan Inklusif, Menggerakkan Madrasah, Meratakan Pembelajaran, Memuliakan Setiap Potensi

IMG-20251210-WA0014

Padang — Di tengah arus besar transformasi pendidikan nasional yang menuntut keadilan dan keberpihakan pada semua anak, Forum Pendidik Madrasah Inklusif (FPMI) Sumatera Barat tampil sebagai gerakan sunyi yang berdampak nyata. Bukan sekadar organisasi profesi, FPMI Sumbar menjelma menjadi ruang ikhtiar kolektif, menyemai jalan inklusif dari ruang kebijakan hingga bangku-bangku kelas madrasah.

Komitmen itu menemukan momentumnya ketika Pengurus FPMI Sumatera Barat masa khidmat 2023–2028 resmi dilantik dalam sebuah prosesi yang digelar secara virtual melalui Zoom. Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Umum FPMI Pusat, Dr. Leck Prie, yang dalam arahannya menegaskan bahwa perluasan ruang inklusi di madrasah adalah amanat moral sekaligus konstitusional perjuangan pendidikan nasional.

”FPMI hadir untuk memastikan bahwa madrasah benar-benar menjadi ruang belajar yang ramah, aksesibel, dan memuliakan setiap potensi anak,” tegas Dr. Leck Prie.

Rakor Perdana: Menguatkan Sinergi, Mengokohkan Arah Gerakan

Pelantikan tersebut dirangkai dengan Rapat Koordinasi (Rakor) perdana pascarestrukturisasi kepengurusan. Ketua Pelaksana Rakor dan Pelantikan, Nurhidayati, S.T., yang juga Kepala MTsN 3 Kota Padang, menegaskan bahwa Rakor ini menjadi titik awal penguatan sinergi antara FPMI Sumbar, FPMI Pusat, Kanwil Kemenag Sumbar, dan Kementerian Agama RI.

”Rakor ini adalah momentum menyatukan langkah dan visi agar FPMI berperan strategis dalam mendorong layanan pendidikan inklusif yang merata, bermutu, dan berdampak bagi seluruh peserta didik,” ujar Nurhidayati dalam laporannya.

Semangat Rakor ini sejalan dengan arah kebijakan nasional yang menempatkan inklusivitas sebagai nadi pendidikan madrasah bukan sekadar jargon, melainkan praktik nyata melalui pembelajaran berdiferensiasi yang menghormati keberagaman kemampuan, gaya belajar, dan latar belakang peserta didik.

Apresiasi Kemenag: FPMI sebagai Sitawa Sidingin Madrasah

Apresiasi kuat datang dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat. Dalam sambutannya, Kabid Penmad Kanwil Kemenag Sumbar, H. Hendri Pani Dias, menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada FPMI Pusat dan FPMI Sumbar atas dukungan konkret dalam pengembangan madrasah inklusif.

Dengan metafora khas Minangkabau, ia menyebut kehadiran FPMI sebagai Sitawa Sidingin penenang, penyembuh, sekaligus penyemangat bagi madrasah yang sedang berjuang memenuhi amanat PMA Nomor 1 Tahun 2024 tentang akomodasi yang layak bagi peserta didik penyandang disabilitas.

Hendri Pani Dias juga secara jujur mengakui tantangan di lapangan: mulai dari rendahnya kompetensi guru inklusi, keterbatasan kebijakan teknis, hingga kesulitan madrasah dalam merancang kurikulum berdiferensiasi.

”Madrasah inklusif tidak boleh berhenti pada label administratif. Harus ada tim inklusi, pelatihan guru, sarana pendukung, dan percepatan layanan yang nyata,” tegasnya.

Dukungan KSKK: Langkah Panjang Dimulai dari Langkah Kecil

Dukungan senada disampaikan oleh Direktorat KSKK Madrasah yang diwakili Kasubdit Vokasi, Dr. Ali Masykur. Dalam arahannya yang teduh dan reflektif, ia mengingatkan bahwa FPMI adalah ruang pengabdian, bukan kepentingan pribadi.

”Tidak ada keuntungan finansial di sini. Karena itu, rawat kebersamaan, kedepankan persatuan, dan jadikan organisasi sebagai wadah koordinasi, bukan arena perpecahan,” pesannya.

FPMI: Mengayomi, Menghubungkan, Menguatkan

Dalam pembinaannya, Ketua Umum FPMI Pusat Dr. Leck Prie kembali menegaskan visi besar organisasi: terwujudnya layanan pendidikan dan lingkungan madrasah serta masyarakat yang benar-benar inklusif. Ia menegaskan peran FPMI untuk mengayomi madrasah inklusif, memperkuat pendataan melalui Data-PBS, membangun jejaring lintas lembaga, mendorong pendirian Unit Layanan Disabilitas (ULD), meningkatkan kapasitas pendidik melalui diklat dan pendampingan, mengembangkan riset dan karya ilmiah, hingga memperluas jangkauan gerakan melalui media digital.

Seluruh program tersebut bermuara pada satu tujuan besar: mempermainstreamkan pendidikan inklusif di seluruh madrasah Indonesia.

Momentum Kecil, Perjalanan Panjang

Pelantikan pengurus FPMI Sumbar ini mungkin tampak sebagai langkah kecil, namun di sanalah nilai besarnya bersemayam. Dengan sinergi yang kian kokoh, jiwa pengabdian yang tulus, dan semangat merajut persatuan, FPMI Sumbar diharapkan menjadi motor perubahan menuju madrasah yang ramah, aksesibel, dan membahagiakan bagi semua anak bangsa.

Perjalanan panjang selalu dimulai dari satu langkah kecil. Dan hari ini, di Ranah Minang, langkah itu telah diayunkan dengan penuh keyakinan.

 

Susunan Pengurus FPMI Sumatera Barat Masa Khidmat 2023–2028

Ketua: Nurhidayati, S.T.

Wakil Ketua: Alfauzan, S.Ag., M.M.

Wakil Ketua: Yessi Efriyanti, S.Pd.I., M.A.

Sekretaris: Fatmawati, M.Pd.

Wakil Sekretaris: Dra. Elvi Rahmi, M.A.

Wakil Sekretaris: Rahma Yeni, S.Pd.

Bendahara: Kartina, S.Pd.

Wakil Bendahara: Tatis Arni, S.Ag., M.Pd.

Bidang Penelitian, Pengembangan, dan Data

Suryadi Fajri, S.Pd.I., M.Pd.; M. Yusuf, S.Ag.; Elvi Susanti, S.Pd.; Ermiyati Y, M.Pd.; Rina Andriani, S.Pd.

Bidang Data dan Informasi

Dedi Efendi, M.PFis.; Muhammad Naval, S.T.; Septa Oki Candra, S.Kom.; Rati Fadila, S.Kom.; Cici Suryantika, S.Kom.

Bidang Perencanaan dan Program

Dr. Derliana, M.Pd.; Gusmayenti, S.Pd., M.Pd.; Eva Anggraini, M.Pd.; Lili Defita, S.Pd.

Bidang Pemberdayaan Sumber Daya Organisasi

Dr. Ahmad Asdi, M.Pd.; Silvia Marlina, M.Pd.; Amri J, M.A.; Dra. Salvina, M.Pd.

Bidang Kerjasama dan Penguatan Organisasi

Dr. Depi Dasmal, M.A.; H. Yakub, M.Pd.; Dafril, M.Pd.I.; Novarida, S.Pd.; Ema Marni, M.A.

Bidang Advokasi dan Hukum

Febrial, S.Pd.I.; Yarisman, S.Pd.; Fitri Evalius, S.Pd.; Erdinal, S.Ag.

Kontributor: Dafril, Tuanku Bandaro