Gema Takbir Mengalun, Gebyar Ramadhan MAN Kota Sawahlunto Resmi Berlabuh dalam Keberkahan
SAWAHLUNTO (Humas) 13 Maret 2026 Perjalanan spiritual dan kreativitas di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Sawahlunto sampai pada puncaknya. Madrasah yang berdiri kokoh di bawah naungan sejarah ini resmi menutup rangkaian Gebyar Ramadhan, sebuah perhelatan yang tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, melainkan panggu8ng penyucian jiwa bagi para siswa.
Acara penutupan yang khidmat ini dibuka dengan debar jantung para siswa saat pengumuman pemenang lomba dibacakan. Suasana hening seketika pecah oleh riuh rendah syukur saat para jawara diumumkan:
Lomba Kultum:
Juara I. : Nikeisah Huwadiah ( XI F3)
Juara II. : Celsea Carissa Putri ( X E3)
Juara III. : Zakiyah Fitri Sakinah ( XI F1)
Estafet Surat Ar- Rahman:
Juara I. : Tim Kelas E3
Juara II. : Tim kelas XI F2
Video Dokumenter Ramadhan:
Juara I : Tim Kelas E2
Juara II : Tim Kelas XI F3
Juara III: Tim kelas E 3
Momen paling menyentuh terjadi saat Kepala Madrasah Dafril Tuanku Bandaro dai dampingi Pembina BSM M. Radhi memberikan reward kepada para pejuang literasi langit yaitu para siswa yang berhasil menyelesaikan Khatam Al-Quran selama bulan suci ini.
Pemberian reward ini bukan sekadar apresiasi materi, melainkan simbol penghormatan madrasah terhadap kedisiplinan jiwa yang mampu menamatkan kalam Ilahi di tengah hiruk-pikuk dunia remaja.
Dalam sambutan penutupan Kepala MAN Kota Sawahlunto Dafril Tuanku Bandaro menyampaikan untaian nasihat yang sarat makna puitis namun tetap membumi. Beliau menekankan bahwa selesainya Gebyar Ramadhan bukanlah akhir dari segalanya.
“Ramadhan adalah madrasah bagi hati. Hari ini kita menutup kegiatannya secara seremonial, namun jangan biarkan cahaya Al-Quran yang telah kalian nyalakan di dada padam begitu saja. Jadilah pribadi yang ‘khatam’ dalam akhlak, sebagaimana kalian khatam dalam bacaan,” ujar Dafril dengan nada yang menggetarkan sanubari.
Dengan ketukan palu dan ucapan hamdalah, Gebyar Ramadhan MAN Kota Sawahlunto resmi ditutup. Meski acara telah usai, aroma keberkahan masih tertinggal di setiap sudut selasar madrasah, membekas dalam ingatan sebagai kenangan manis tentang pengabdian dan prestasi.
Kontributor : Nofri Hendra
Editor : DTB