GURUKU, CAHAYA YANG PADAM DI LEMBAH SUNYI
Oleh : Alfarabi Lionel
–
Di lembah hijau yang diselimuti kabut,
kau datang membawa huruf dan harapan,
di pundakmu tersampir papan tulis kecil,
di hatimu tersimpan ribuan impian anak dusun.
Setiap pagi kau tapaki jalan berbatu,
melintasi sungai, mendaki gunung,
suaramu lembut memanggil nama-nama kecil
yang belum tahu arti dunia luar.
Kau ajarkan mereka bukan hanya membaca,
tapi juga mencinta,
bukan hanya menghitung,
tapi juga menghargai kehidupan.
Namun suatu senja,
di antara kabut dan doa,
tangan kejam yang tak dikenal
merenggut napasmu dari bumi Papua.
Tanah basah menelan langkahmu,
tapi tidak semangatmu,
karena di mata murid-muridmu
kau tetap hidup —
dalam setiap huruf yang mereka eja,
dalam setiap cita-cita yang mereka genggam.
Kini papan tulismu sunyi,
kapurmu diam,
tapi kisahmu menjadi doa,
menggema dari gunung ke gunung:
“Guruku, engkau tak mati
engkau menjadi cahaya
di setiap mata yang kau buka.”
#Rip
#puisipapua
#puisi
#tentangguru