Penyala Literasi Sumbar di Kuala Lumpur, Gelorakan Semangat Kolaborasi Tiga Serumpun
Oleh Eka Teresa
–
KUALA LUMPUR – Semangat literasi Ranah Minang tak hanya berkobar di kampung halaman, tetapi juga menyala hingga ke kancah internasional. Enam perwakilan Komunitas Penyala Literasi Sumatera Barat (Sumbar) baru-baru ini menghadiri acara akbar Peluncuran Buku Tiga Serumpun di Kuala Lumpur, Malaysia. Kehadiran mereka disambut hangat sebagai bentuk nyata antusiasme dalam menggerakkan budaya baca dan tulis.
Delegasi yang ikut serta dalam kemeriahan ini adalah Ketua Penyala Literasi, Eka Teresia, bersama Ita Desnatalia(wakil ketua PLS), Patra Rina Dewi(Sekretaris PLS ) Edrawati, dan Abdil Bajili Mereka datang untuk menyaksikan langsung euforia peluncuran buku kolaborasi yang bertemakan persahabatan, sebuah proyek literasi masif yang menarik perhatian lebih dari 4.000 peserta penulis dan berhasil meloloskan 2.033 naskah setelah melalui proses kurasi ketat. Angka fantastis ini menunjukkan betapa besarnya gairah menulis di kalangan masyarakat tiga serumpun.
Antusiasme yang ditunjukkan oleh Penyala Literasi Sumbar ini memantik perhatian dan sambutan positif dari berbagai komunitas lain. Ketua Pelaksana Penyala Literasi Sumbar, Eka Teresia, menyampaikan bahwa komunitasnya selalu terbuka lebar untuk menjalin kerja sama. “Kami membuka pintu selebar-lebarnya untuk kerja sama dengan komunitas manapun yang tujuannya sama, mengutamakan filosofi bahwa berbagi itu indah, dan berkolaborasi itu menambah kekuatan,” ujar Eka.
Sebagai organisasi yang relatif baru, Penyala Literasi Sumbar menunjukkan komitmen luar biasa untuk terus belajar dan berbenah diri. Setiap undangan acara literasi mereka ikuti, menjadikannya kesempatan untuk menyerap ilmu dan membangun jaringan. Perjalanan ke Kuala Lumpur ini bukan sekadar menghadiri seremonial, tetapi menjadi langkah strategis untuk memperkuat pondasi organisasi dan mengasah diri dari pengalaman komunitas lain yang lebih dahulu berkiprah.
Penyala Literasi Sumbar berharap, semangat mereka untuk memajukan literasi di Ranah Minang dapat terus didukung oleh seluruh pemangku kepentingan, terutama pemerintah. Dengan dukungan penuh dari stake holder pemerintahan dan sinergi dari berbagai pihak, nyala obor literasi di Sumatera Barat diharapkan akan terus bersinar terang, melahirkan lebih banyak karya, dan mencerdaskan kehidupan bangsa melalui aksara.