Suara Anak Negeri News

Jembatan Suara Rakyat

J.S Maniani Kepala Suku Besar Yapen Waropen 2025–2030

Laporan: Tb Mhd Arief Hendrawan

Nabire, Suaraanaknegerinews.com,- Proses pemilihan Kepala Suku Besar Masyarakat Yapen Waropen di Provinsi Papua Tengah resmi menetapkan dua tokoh adat sebagai pucuk pimpinan baru untuk periode 2025–2030.

Pemilihan berlangsung bertempat di Pantai Menase Beach, Kelurahan Kalibobo, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire.

Melalui musyawarah adat yang melibatkan para Kepala Korano Yapen serta para Kepala Sera Waropen, Ir. Johanis Semuel Maniani ditetapkan sebagai Kepala Suku Besar Yapen Waropen, sementara Alfius Gandeguai, S.Pd terpilih sebagai Wakil Kepala Suku Besar.

Pemilihan ini dihadiri langsung oleh para pimpinan Korano dari 11 wilayah adat Yapen, mulai dari Korano Onate, Auriasi, Manawi, hingga Kaipuri, serta para Kepala Sera Waropen seperti Masirei, Nasoa, Ronari, hingga Sanggai Paradoi. Kehadiran dan tanda tangan mereka menjadi bentuk legitimasi adat atas hasil musyawarah tersebut.

Ketua Steering Committee, Daniel Maipon, S.STP., M.IP., menyatakan bahwa proses pemilihan berjalan secara adat dan penuh musyawarah.

“Pemilihan ini adalah momentum penting untuk memperkuat persatuan masyarakat Yapen Waropen di Papua Tengah. Semua berjalan terbuka, tertib, dan disaksikan para tokoh adat. Kami berharap pimpinan baru dapat membawa kedamaian dan kemajuan bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.

Ketua Panitia Barnabas Watofa, dalam acara Pengakuan dan Pengukuhan Kepala Suku Besar Yapen Waropen Jumat 28 November 2025 mengungkapkan pemilihan ini adalah momentum penting untuk memperkuat persatuan masyarakat Yapen Waropen di Papua Tengah.
“Semua proses berjalan secara adat, terbuka, dan disaksikan para tokoh yang memiliki legitimasi,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Suku Besar terpilih, Ir. J.S Maniani, menyampaikan komitmennya untuk memimpin dengan hati dan merangkul semua unsur adat.
“Saya menyampaikan terima kasih atas kepercayaan ini. Tugas ini besar, tetapi saya siap memimpin dengan kerendahan hati, merangkul semua Korano dan Sera demi persatuan masyarakat Yapen Waropen,” katanya dengan tegas.

Dengan telah ditetapkannya kepemimpinan baru ini, masyarakat Yapen Waropen berharap koordinasi adat, pembangunan sosial, dan penguatan identitas kultural semakin solid di wilayah Papua Tengah.