Kasat Reskrim Tolitoli Bangun Kekeluargaan, Kantor Jadi Rumah Kedua Bagi Anggota
Oleh: joko
Pemimpin Muda Ciptakan Suasana Adem di Reskrim Polres Tolitoli, Humor, Keakraban, dan Kepemimpinan Humanis
Gaya kepemimpinan humanis Iptu Stefi Yohanes Hurlatu ubah ruang kerja jadi penuh canda dan kehangatan, suasana kekeluargaan tingkatkan kinerja penyidik dan kenyamanan pelayanan publik, tawa, makan bersama, dan kebersamaan jadi resep sederhana membangun tim solid.
Suasana Hangat di Ujung Hari Kerja
http://suaraanaknegerinews.com | TOLITOLI – Selasa (10/9/2025) sore, pemandangan berbeda tampak di Mapolres Tolitoli. Menjelang jam pulang kerja, ruang Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) dipenuhi tawa dan canda. Kepala Satreskrim Polres Tolitoli, Iptu Stefi Yohanes Hurlatu, S.Trk., MH, terlihat akrab bercengkerama dengan para anggotanya, tanpa jarak dan penuh kehangatan.
Bukan sekadar bercanda, Stefi juga meluangkan waktu berkeliling memeriksa setiap ruangan di bawah komandonya. Langkah sederhana namun sarat makna ini menjadi jurus ampuh perwira muda tersebut dalam menumbuhkan kedekatan emosional dengan timnya.
Kepemimpinan Humanis: Seperti Kakak dan Adik
“Bagi saya, hubungan atasan dan bawahan bukan hanya sebatas perintah dan laporan. Kami harus saling merasa seperti keluarga, seperti kakak dan adik. Dengan begitu, komunikasi bisa lebih terbuka dan pekerjaan jadi lebih ringan,” ujar Stefi sambil tersenyum ramah.
Keakraban ini dirasakan betul oleh anggotanya. Kanit Tipidter, Ipda Frangky, menyebut gaya kepemimpinan atasannya menghadirkan energi positif di lingkungan kerja.
“Beliau ini sosok yang adem. Bukan hanya kami yang merasa nyaman, bahkan tamu yang datang ke Reskrim pun merasa seperti di rumah sendiri,” tutur Frangky.
Dampak Positif bagi Pelayanan Publik
Pendekatan humanis ala Stefi bukan sekadar mempererat hubungan internal, tetapi juga berimbas pada kualitas pelayanan publik. Dengan suasana kerja yang hangat, para penyidik bekerja lebih fokus dan profesional. Masyarakat yang datang ke Satreskrim pun merasa lebih dihargai dan tidak canggung saat menyampaikan laporan.
Dari pantauan, setelah berkeliling dan berbincang, Stefi mengajak seluruh timnya makan bersama di ruangannya. Gelak tawa pun kembali terdengar, mempertegas ikatan kekeluargaan di tubuh Satreskrim Polres Tolitoli.
Teladan Kepemimpinan di Tengah Tantangan
Langkah-langkah kecil seperti ini menunjukkan bahwa menjadi pemimpin bukan hanya soal memberi instruksi, tetapi juga tentang kemampuan merangkul, memahami, dan membangun solidaritas tim.
Di tengah beratnya tantangan tugas kepolisian, gaya kepemimpinan Stefi Yohanes Hurlatu layak menjadi contoh: menghadirkan kehangatan di balik seragam, dan menjadikan kantor bukan sekadar tempat bekerja, tetapi rumah kedua bagi seluruh anggotanya.
#sumber:yh