April 17, 2026

Kegiatan Hari ke-2 Pesantren Ramadan di MAN Kota Sawahlunto: Tadarus Menggema, Akidah Diperkuat dalam Cahaya Ramadan

2780da269be2468699e17e42bcd39904

Sawahlunto, Suara Anak Negeri- 24 Februari 2026 Ketika lantunan ayat suci Al-Qur’an mulai mengalun lembut di lingkungan MAN Kota Sawahlunto. Hari kedua pelaksanaan Pesantren Ramadan di MAN Kota Sawahlunto  berlangsung dengan khidmat, menghadirkan suasana religius yang menyentuh hati dan menguatkan jiwa.

Kegiatan diawali dengan tadarus Al-Qur’an bersama di Lokal di dampingi oleh walikelas masing – masing. Para siswa duduk berkelompok, mushaf terbuka di pangkuan, suara mereka berpadu dalam irama tartil yang syahdu. Setiap ayat yang dilantunkan bukan sekadar bacaan, melainkan doa yang menjelma harapan, mengalirkan ketenangan di antara dinding-dinding madrasah. Dalam keheningan yang sakral itu, Ramadan terasa hidup menyapa setiap hati yang rindu akan cahaya Ilahi.

Usai tadarus, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh para guru. Dengan tutur kata yang bijak dan penuh kelembutan, para pendidik mengajak siswa menyelami makna Ramadan yang sejati. Ramadan, disampaikan sebagai madrasah kehidupan tempat melatih kesabaran, menumbuhkan empati, serta membangun kedekatan yang lebih intim dengan Allah SWT.

Tidak hanya itu, materi tentang penguatan akidah menjadi penekanan penting pada hari kedua ini. Para siswa diingatkan akan pentingnya fondasi iman yang kokoh di tengah derasnya arus zaman. Akidah diibaratkan sebagai akar yang menghunjam dalam tanah; semakin kuat ia tertanam, semakin tegar pula pohon kehidupan menghadapi badai. Dengan pendekatan dialogis dan reflektif, para guru membuka ruang tanya jawab, menjadikan suasana semakin hidup dan bermakna.

Antusiasme siswa tampak dari kesungguhan mereka menyimak, mencatat, dan berdiskusi. Pesantren Ramadan hari kedua ini bukan hanya menjadi rutinitas tahunan, melainkan momentum pembinaan karakter dan spiritualitas generasi muda.