KEMARAU
anto narasoma
–
1/
begitu panas, suntuk
dan sunyi
kau lihat, betapa compang-campingnya tanah di perkarangan hatiku
enam bulan kau panggang di atas tungku perapian. temperatur yang melilit situasi itu membayang dalam keretakan hatiku
— ke mana kau simpan setitik kasih sayang dalam kemelut tanah ini?
luas bayangbayang harapan di balik ribuan retak tanah ini. karena mulutmulut sumur yang haus, menjadi pilu
ia hanya terbaring dalam doa dan istiqaa
2/
ke mana kau alihkan butiranbutiran air yang tak mengerti jalan pulang?
karena catatan yang kau tulis di sejumlah desa; lunglai pedih di sepanjang kering-kerontangnya cuaca
ke mana kau sesatkan jutaan kesejukan di alur sungai tak berair ?
3/
enam bulan kau selimuti kampung ini dengan kepekatan asap dan kekeringan. di sepanjang itulah kau tinggalkan jejakjejak tanah yang jauh dari basah
maka setelah doa dan istiqaa kuhidangkan bersama ribuan orangorang menadahkan tangan; akulah ikan kehabisan air.
Palembang, 03 Desember 2023
Anto Narasoma
KETIKA PUISIKU
lautlah kata-kata itu
yang membawa diksi
sebagai makna dari balik
ucapan hati terdalam
maka,
lautlah kata-kata
ketika puisi membanjiri
catatan hatimu
yang kau ucap lewat ombak dan buih-buih
di kedalaman
lautmu, Kekasih
puisiku
yang kau baca di depan
ribuan ide dan gagasan
mengantarkan ombak-ombak kekaguman
dari ratusan mata
yang tumpah
di kepalamu
tatkala ombak dan badai
menampar pantai
kata-kata dalam sajakku
mengusung perahu
dan kapal pesiar
ke lapisan kalimat
di akhir cinta kita
kekasihku
Palembang, 03 Desember 2023
anto narasoma
DEBAT CAPRES-CAWAPRES
presiden dan wakilnya
bukan bukan seonggok batu yang disusun menjadi bangunan
tanpa tulang baja
maka,
dari sebongkah otak
di balik kelopak kepalanya yang botak,
tersimpan beragam trik
bagi jutaan kepentingan
debat khusus capres
dan cawapres,
bukan film komedi
yang kocak bagai pelawak
rakyat kepingin
dari mulutmulut mereka
tak hanya menebarkan
program negara,
yang dari tahun ke tahun
hanya sebatas negara berkembang
kapan mata ini terbuka
untuk menatap
negara-negara sekitar
yang baru kemarin merdeka sudah tercatat
beribu kemajuan
kami ingin menyeruput kopi dari gagasan otakmu yang meluncur
bersama pesawat kertas
o, kenapa kau hapus
debat capres-cawapres
yang dinantikan juta mata rakyat jelata
dalam kebingungan
harga beras yang terus meroket?
Palembang
4 Desember 2023