Eka Teresia, S.Pd.,M.M
–
di bawah naungan malam yang sunyi,
aku duduk sendiri, di ruang hening.
hanya nafasku, yang memecahkan kesunyian,
mengingatkanku, bahwa aku masih hidup.
bintang-bintang di langit, bagaikan berlian berkilauan cahaya,
menerangi jalan, namun tidak menerangi hati.
aku merasa seperti daun yang kering,
terhempas oleh angin, tak tentu arah.
heningnya malam, seperti sebuah cermin,
memantulkan kesepian dan hati yang hampa.
aku mencari jawaban di dalam hening,
hanya kesunyian, yang menjawabku.
aku memikirkan, tentang kehidupan yang telah berlalu,
sebuah waktu yang telah menjadi kenangan.
aku seperti sedang berjalan di atas pasir,
setiap langkah meninggalkan jejak yang tak terlihat.
di tengah kesunyian ini,
aku menemukan sebuah kekuatan yang tersembunyi.
aku menyadari, bahwa aku tidak sendirian,
aku memiliki diriku, dan memiliki hati.
malam ini, aku akan menanti,hingga fajar menyingsing, mengantarkan aku ke dalam terang.
aku akan menghadapi apa pun yang akan datang,
dengan hati yang kuat dan jiwa yang teguh.
karya bunga syafitriani
padang, 23 november 2025