April 17, 2026

Ketika bumi terluka, siapa yang akan bersuara?

WhatsApp Image 2025-12-26 at 12.18.13

Hutan hilang, tanah menangis, dan manusia sering kali hanya menjadi penonton.
Namun luka sosial tidak boleh dibiarkan diam.

Kini, puisi esai hadir sebagai cara untuk mencintai kembali bumi dengan kata, kesaksian, dan keberanian.

โœจ Festival Puisi Esai ke-3 Tahun 2025 โœจ membuka ruang bagi siapa pun yang ingin menyuarakan kegelisahan, duka, dan harapan tentang lingkungan dan luka sosial.

๐Ÿ“œ LOMBA PUISI ESAI ๐Ÿ“œ

Tema besar:
โ€œKembali Mencintai Bumi Setelah Sumatra Menangisโ€

Kategori Lomba
1. Lomba Membaca Puisi Esai : Cintai Lingkungan Hidup
2. Lomba Menulis Puisi Esai : Cintai Bumi Kembali Setelah Sumatra Menangis
3. Lomba Menulis Esai : Mengapa Puisi Esai Tepat untuk Suarakan Luka Sosial
4. Lima Puluh Puisi Esai Edisi 6 Bahasa

๐Ÿ‘ฅ Peserta terbuka untuk umum
๐Ÿ’ฐ Total hadiah Rp 185.000.000
๐Ÿ—“๏ธ Batas pendaftaran & pengiriman karya: 25 Januari 2026
๐Ÿ’ธ HTM: Free

Biarkan kata-kata menjadi saksi.
Biarkan puisi esai menjadi suara bagi yang tak lagi terdengar.

๐Ÿ“Œ Info lengkap & pendaftaran:
๐Ÿ”— [ https://linktr.ee/festivalpuisiesai3 ]

๐Ÿ“ฒ Narahubung
0853-5342-7038 (Erika)
0859-3234-61661 (Zuzu)
0858-1009-6594 (Anggun)
0813-1007-113 (Sekretariat)

โœ๏ธ Menulislah. Karena diam terlalu menyakitkan. โœ๏ธ
______________

Media Sosial
Facebook: @Denny JA-Foundation
Instagram: @dennyjafoundation
Thread : @dennyjafoundation
TikTok: @dennyjafoundation
YouTube : Denny JA-Foundation
Email: sekretariat@puisiesai.info