DO-MI-NO: Melodi Kehidupan
Yusufachmad Bilintention
Di matamu, nada do bergetar lembut,
seperti senja mencumbu malam yang teduh.
Di bibirmu, do bergema merdu,
nyanyian burung pagi membawa harapan baru.
Di jantungmu, mi mengusik ketenangan,
bak badai jauh yang berderu samar.
Langkahku penuh domino,
angka kecil berjatuhan, seperti hujan deras mengguyur bumi.
Di hatiku, domino angka besar bersemayam,
laksana gunung kokoh menantang langit.
Di angkasaku, balak bersinar terang,
seperti bintang menari di malam panjang.
Ini irama do-mi yang berpadu,
domino kehidupan—terbuka dan tertutup.
Seperti pintu berderit, mengundang sekaligus menahan,
meski angka ganjil kerap hadir tanpa ampun.
Bagaikan teka-teki yang sulit dipecahkan,
melodi ini terus mencari harmoni sempurna.
Di balik layar kaca, dunia maya berputar,
menjadi panggung nasib yang bergetar.
Layaknya lebah mencari nektar,
dalam tubuhnya nektar menjelma madu—
manis, sekaligus penuh rahasia,
seperti permainan nasib yang menunggu waktu.
Ia adalah ombak yang datang dan pergi,
menghisap harapan, meninggalkan jejak asin.
Bagai es krim meleleh di bawah mentari,
sukses dan gagal—dua sisi koin yang sama.
Bak semut mencari makanan,
berjalan beriringan, tak pernah sendirian.
Mengikuti jalur tak terputus,
benang takdir yang terjalin erat.
HP temanku selalu menyala,
menyimpan kisah nyata kehidupan:
anak muda, petani, pejabat tinggi,
semua terikat dalam drama nasib yang tak terduga.
Oh hidup yang berputar dalam lingkaran,
oh nasib yang tergantung pada benang tipis.
Seperti tali yang menjerat,
dalam kisah lama yang kutemukan di layar kecilku.
Domino kehidupan dari negeri jauh,
menghisap jiwa tanpa bekas,
bagai bayangan lenyap ditelan malam.
Do-mi-no kehidupan—romantika semesta penuh warna.
Bukan di desa, kota, atau negara,
melainkan di hati kita, tempat cinta berlabuh.
Do-mi-no menjadi nomor dominan,
dalam nasib, rasa, dan asa kita.
Hanya do-mi-no angka indah yang berbicara,
tiada balak, kecil, atau ganjil tersembunyi.
Kepastian menggantikan keraguan,
kenyataan menghapus fatamorgana.
Do-mi-no akan kuarensemen menjadi melodi,
seindah angka raja bijaksana.
Menari dalam simfoni,
di bawah langit malam bertabur bintang,
kita bermain dalam irama.
Do-mi-no kehidupan—penuh misteri dan keajaiban.
Surabaya, 5 Juni 2024
Untuk tulisan lain silahkan buka:
https://yusufachmad-bilintention.blogspot.com
https://www.kompasiana.com/yusufachmad7283/dashboard/write
https://www.instagram.com/yusufachmad2018/?hl=en
https://web.facebook.com/profile.php?id=61559794614211
Suaraanaknegerinews.com
https://medium.com/@yusufachmad2018
https://flipboard.com/@yusufachmad4bpu/bilintention-puisi-refleksi-atau-bilintention-literasi-sosial-spiritual-7barjr9ly