April 21, 2026

Mahabbah kepada Nabi Muhammad Rosulullah SAW itu wajib

riziq

Oleh: Paulus Laratmase

Mahabbah kepada ahlul bait (Nabi Muhammad Saw, Sayidina Ali bin Abi Thalib, Sayidah Fathimah Az-Zahra, Sayidina Hasan, Sayidina Husein) itu harus.

Mahabbah kepada HABIB (orang yang dicintai) di zaman sekarang ini NANTI DULU. Harus dicheck and recheck. HABIB yang NGAKU keturunan original Rosulullah SAW mereka harus membuktikan diri mereka adalah benar keturunan mulia Nabi Muhammad Saw dengan cara ilmiah akademik scientific, bukti sejarah artefak manuskrip, catatan NASAB, kitab NASAB dan TEST DNA. Tanpa bukti tersebut JANGAN DIIKUTI.

Mahabbah kepada HABIB TANPA dianya NGAKU keturunan NABI Muhammad Saw dan memang layak diikuti, layak dicintai karena kealimannya, kebijaksanaannya, uswatun hasanahnya, keluasan ilmunya, menghormati menghargai para pahlawan Indonesia, menghormati menghargai para Kyai ulama Nusantara Indonesia, menghormati menghargai sejarah perjuangan bangsa Indonesia, menghormati menghargai sejarah NU, menghormati menghargai Empat Pilar kebangsaan Indonesia (Pancasila, UUD 45, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI HARGA MATI) maka itu boleh diikuti.

Mahabbah kepada HABAIB BAALAWI imigran YAMAN yang numpang hidup di Indonesia itu harus double check and recheck. Sudah diketahui luas NASAB mereka TERPUTUS dari Nabi Muhammad Rosulullah SAW hingga mereka mampu membuktikan diri secara ilmiah akademik scientific, bukti sejarah artefak manuskrip, catatan NASAB, kitab NASAB dan TEST DNA bahwa mereka adalah benar keturunan original Rosulullah Nabi Muhammad Saw.

Mengaku keturunan MULIA original Rosulullah Nabi Muhammad Saw padahal BUKAN itu sangat BERBAHAYA bagi nasib diri di dunia barzah akhirat sekaligus. Apalagi mahabbah kepada mereka adalah KERUGIAN BESAR bagi para MUHIBBIN.