April 21, 2026

anto narasoma

meski kau lempar ke bibir pantai, namun cahaya cinta tetap memeluk kerinduan di hatimu

sebab,
tak ada kata-kata, karena semua sepi ke dalam sunyi. di tepian itu, ia sendiri. tapi cahaya membara tetap memancar ke rentetan namamu yang robek ditelan waktu

o, begitu tega kau lemparkan ke tanah basah, setelah waktu dan ruang yang memisahkan pelukan kita

maka biarkan saja,
tak ada lagi kata-kata seindah rangkaian sajak yang begitu santun memilah kata perpisahan kita

sebab,
sekeping cinta yang kau lemparkan ke tanah basah, akan merekah seindah mawar merah

Palembang
8 Agustus 2025