MAWAR MERAH
anto narasoma
–
meski kau lempar ke bibir pantai, namun cahaya cinta tetap memeluk kerinduan di hatimu
sebab,
tak ada kata-kata, karena semua sepi ke dalam sunyi. di tepian itu, ia sendiri. tapi cahaya membara tetap memancar ke rentetan namamu yang robek ditelan waktu
o, begitu tega kau lemparkan ke tanah basah, setelah waktu dan ruang yang memisahkan pelukan kita
maka biarkan saja,
tak ada lagi kata-kata seindah rangkaian sajak yang begitu santun memilah kata perpisahan kita
sebab,
sekeping cinta yang kau lemparkan ke tanah basah, akan merekah seindah mawar merah
Palembang
8 Agustus 2025