Menggugat Kemunafikan: Pesan Pastoral Pastor Pius Heljanan, MSC di Tanimbar Selatan
Oleh : joko
Pastor Pius Heljanan, MSC: “Jangan Bersandiwara di Hadapan Tuhan dan Sesama”
Seruan iman dari Kuasi Paroki Hati Kudus Yesus Lauran, menghindari sikap kepura-puraan demi ketulusan hati, menjalani hidup Kristiani dengan jujur dan penuh kasih
http://suaraanaknegerinews.com | Saumlaki, Senin pagi, 25 Agustus 2025 — Suasana hening di Desa Lauran, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, seakan menjadi saksi ketika Pastor Pius Heljanan, MSC, menyampaikan pesan penuh makna kepada umat Katolik di Gereja Hati Kudus Yesus Lauran.
Dalam renungannya, Pastor Pius mengingatkan umat agar tidak terjebak dalam sikap berpura-pura. Dengan nada tegas namun sarat kelembutan, ia mengutip firman dalam Injil Matius 23:13-22: “Celakalah kamu, hai orang-orang munafik.”
Menolak Hidup Bersandiwara
Pastor Pius menekankan bahwa masih ada umat yang piawai memainkan sandiwara hidup. “Terlihat baik di mata orang, tetapi sesungguhnya sedang merancang kejahatan; berniat menghancurkan sesama, menyimpan kebencian, dan menaruh iri hati,” ujarnya.
Menurutnya, murid sejati Kristus tidak boleh hidup dalam kepura-puraan. “Jangan terjebak dalam kemunafikan seperti orang Farisi dan ahli Taurat. Kesenjangan antara kata dan perbuatan hanya akan menjauhkan kita dari kasih Tuhan,” tambahnya.
Iman yang Tulus, Bukan Pencitraan
Pesan utama yang disampaikan Pastor Pius adalah pentingnya ketulusan iman. Ia mengingatkan bahwa perbuatan baik dan benar seharusnya lahir dari hati yang jujur, bukan demi pencitraan atau sekadar pujian dari orang lain.
“Hadirlah di hadapan Tuhan dan sesama secara jujur. Biarkan kebaikan mengalir dari iman yang tulus, tanpa motivasi untuk dipuji,” pungkasnya.