MENOLEH DAN MENOREH KE BELAKANG
Oleh: Muhammad Sholeh Arshatta
–
ketika aku mengetik kata demi kata. aku mencoba membuat diriku tidak jadi terdakwa. lari dari niat rutinitas menulis terencana.
aku menggali huruf demi huruf dari bangkai diksi sebelumnya. kemudian kubingkai paksa dari tatakan kepala pelupa, hampir berbuah malapetaka, tetapi tetap harus dipaksa.
dan ragam metafora yang mekar di laman beraroma gerimis terus mencetus rumus. aku mencoba menyamai suara-suara, walau hela napas terdengar sumbang, sebab logat terganggu oleh dialeg klise yang nyangkut di gigi sumbing bernada sumbang.
pada akhirnya, selalu ada hal tak terduga kutoreh dari menoleh ke belakang.
———–
Bionarasi

Muhammad Sholeh Arshatta adalah nama pena dari Muhammad Sholeh, S.Si. Pria berdarah Bugis yang lahir di Sialang Panjang-Tembilahan Hulu (Riau), 04 Desember 1995. Menamatkan S1 di Jurusan Biologi FMIPA Universitas Riau pada tahun 2018. Saat ini penulis berprofesi sebagai Tenaga Kesehatan di perusahaan Nestle Indonesia, berdomisili di Pekanbaru-Riau. Penulis buku puisi “Kepingan Renjana Matamu” ini merupakan penerima Anugerah COMPETER Indonesia 2023 yang tunak di COMPETER sejak 2016 dan diamanahkan sebagai Duta Baca Online Asqa Book Award XIX 2024. Kecintaannya terhadap tulisan membawanya menjadi seorang novelis dari buku berjudul “Arok Tan Lika Liku Menjemput Surga” terbit Mei 2024. Sebagai penggerak literasi, ia terpilih sebagai peserta Residensi Seniman Riau 2024 dan terpilih sebagai Tim Literasi Konservasi 2025 di bidang puisi yang juga digagas Komunitas Budaya Rumah Sunting milik Presiden Penyair Perempuan Indonesia. Puisi-puisinya tersebar di berbagai media baik cetak maupun online dan tergabung di dalam puluhan buku Antologi bersama. IG: @muhammadsholeharshatta
Rengat, 26 Maret–Mei 2025