May 10, 2026
romo

SENIN 19/1/2026
Pekan Biasa II (H)
– 1 Samuel 15:16-23
– Markus 2:18-22

Yesus mengatakan bahwa tak mungkin menempel kain yang masih baru pada baju yang sudah tua, karena secarik kain baru itu akan merusak seluruh baju (Markus. 2:21).

Yesus juga mengatakan bahwa jangan mengisi anggur baru ke dalam kantong tua, karena anggur baru itu akan merusak seluruh kantongnya, sehingga baik anggur maupun kantong akan terbuang (Markus 2:22).

Saudari – saudara terkasih.
1). Apa yang dikatakan Yesus ialah tentang bertobat membaharui diri secara total, bukan baharui diri setengah-setengah.

2). Menempelkan KAIN BARU di baju lama ya rusak semua. Sebaliknya menempelkan KAIN LAMA di baju baru ya rusak juga. Baru ya baru, lama ya lama, jangan tambal sulam.

Saul suka melawan perintah Tuhan, mungkin karena “terpaksa” diangkat menjadi raja akibat DESAKAN bangsa Israel (1 Sam. 8:4-7.10-22a). Maka, Tuhan menentukan Daud menjadi raja menggantikan Saul.

Dosa Saul ialah suka melanggar perintah Tuhan. Tetapi dosa Daud ialah merencanakan dan melaksanakan pembunuhan terhadap Uria, karena Daud menyukai istri Uria. Uria pun mati dan Daud mengambil istrinya.

Dosa Saul termasuk masih cukup ringan, sedangkan Daud itu kejahatan berat. Tetapi mengapa Saul tidak mendapatkan berkat dan justru Daud yang diberkati?

Karena Saul tak mau mengakui kesalahannya dan tak mau menyesal. Sebaliknya, Daud mengakui kesalahan, menyesal di atas debu tanah, mohon ampun kepada Tuhan dan membaharui diri secara total; maka ia diberkati.

Orang berdosa yang bertobat (membaharui diri) akan diberkati Tuhan, bukan hanya bagi dirinya, tetapi juga bagi banyak orang. Walaupun sesuatu lama, namun baik, maka itu dapat dilanjutkan. Tuhan memberkati. Amin.

P. Felix Amias MSC
Biara MSC Merauke
Propinsi Papua Selatan
Monday, January 19, 2026