Perkuat Cakrawala Akademik : Pascasarjana UM Sumbar Lakukan Student Mobility ke Dua Negara
Padang – Pascasarjana Universitas Muhammadiyah (UM) kembali menorehkan langkah strategis dalam memperluas cakrawala akademik dengan menggelar program Student Mobility ke dua negara Malaysia dan Thailand sekaligus. Kegiatan yang berlangsung pada 24–27 September 2025 ini menjadi momentum penting dalam menguatkan wawasan keilmuan dosen dan mahasiswa, khususnya pada jenjang S3 dan S2.
Rombongan secara langsung dipimpin oleh Direktur Pascasarjana, Prof. Dr. Mahyudin Ritonga, M.Ag, didampingi oleh Ketua Program Studi Doktoral Studi Islam S3, Dr. Julhadi, M.Ag, serta Ketua Program Studi Magister, Dr. Rahmi, M.Ag. Turut serta pula para dosen dan mahasiswa program doktoral yang siap menyerap pengalaman berharga dari interaksi lintas budaya dan keilmuan.
Tujuan student mobiliy ke 3 Kampus ternama di Malaysia, Universitas Putra Malaysia (UPM), Universitas Islam Selangor (UIS), dan Universitas Muhammadiyah Malaysia (UMAM).
Beberapa dosen dan mahasiswa akan presentasi karya ilmiah di tiga universitas tersebut. Agenda ini dirancang bukan sekadar perjalanan akademik, melainkan juga upaya memperkaya khazanah keilmuan melalui diskusi ilmiah, kolaborasi riset, dan jejaring internasional. Pertemuan dengan akademisi dari universitas mitra di luar negeri diharapkan dapat membuka ruang kerja sama yang lebih luas, baik dalam bidang penelitian, publikasi bersama, maupun pertukaran pengetahuan yang berkelanjutan.
“Program Student Mobility ini adalah salah satu ikhtiar kita agar dosen dan mahasiswa tidak hanya berpikir secara lokal, tetapi juga memiliki wawasan global. Dengan begitu, keilmuan yang dibangun menjadi lebih kokoh, adaptif, dan bermanfaat bagi umat,” ungkap Prof. Mahyudin dalam sambutannya sebelum keberangkatan.
Suasana kebersamaan tampak menguatkan semangat rombongan. Para mahasiswa S37 menyambut antusias kesempatan langka ini, sebab pengalaman= lintas negara akan memperkaya sudut pandang penelitian yang tengah mereka jalani. Tidak hanya itu, dosen pun memperoleh kesempatan untuk memperkuat reputasi akademik dan memperluas jejaring internasional UM di kancah global.
Kunjungan ke Thailand juga dijadwalkan dalam rangka mempererat hubungan akademik dengan universitas mitra di Negeri Gajah Putih. Pertukaran gagasan dalam seminar internasional yang akan digelar di Bangkok menjadi agenda penting, di mana peserta dapat berbagi hasil penelitian terkini sekaligus mempelajari perspektif baru dari para akademisi Thailand yang dikenal kaya dengan tradisi riset sosial, budaya, dan keagamaan.
Selain itu, kegiatan ini turut mempertegas peran UM dalam membangun citra positif pendidikan tinggi Indonesia di mata dunia. Dengan melibatkan mahasiswa dan dosen dalam aktivitas internasional, Pascasarjana UM tidak hanya meningkatkan kualitas akademik internal, tetapi juga menjadi duta intelektual yang memperlihatkan kiprah dan kontribusi nyata bangsa di kancah global.
Dengan semangat “Dari Padang untuk Dunia,” Pascasarjana UM meneguhkan komitmennya melahirkan generasi akademisi yang unggul, berwawasan luas, dan berkarakter Islami. Perjalanan ini bukan sekadar lintasan geografis, melainkan juga lintasan intelektual= yang akan memberi jejak panjang bagi pengembangan ilmu pengetahuan.
Kontributor : Dafril. Tuanku Bandaro