Pesan Paskah Pastor Pius Heljanan MSC: Lahir Baru, Hidup Baru
http://suaraanaknegerinews.com | Saumlaki – Pagi yang tenang di wilayah Lauran, Kecamatan Tanimbar Selatan, menjadi ruang refleksi mendalam bagi umat.
Dalam suasana iman yang khusyuk, Pastor Pius Heljanan menyampaikan pesan spiritual tentang pentingnya pembaruan hidup sebagai bagian dari perjalanan iman, Senin (13/04/2026).
Di tengah dinamika kehidupan modern yang kerap diwarnai sikap individualistis, Pastor Pius mengajak umat untuk kembali pada esensi kehidupan Kristiani, yakni menjadi pribadi yang altruis, hidup bagi sesama, bukan terjebak dalam egoisme.
“Jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah,” ungkapnya, mengutip Injil Yohanes (3:1-8), sebagai dasar refleksi iman yang disampaikannya.
Ia menuturkan, tidak sedikit orang yang enggan meninggalkan cara hidup lama. Padahal, sebagaimana kisah Nikodemus yang datang kepada Yesus, setiap pribadi dipanggil untuk mengalami kelahiran baru melalui perjumpaan dengan Tuhan.
“Hidup baru hanya dimungkinkan bila terjadi perjumpaan pribadi dengan Tuhan. Iman yang sungguh pada Yesus merupakan fondasinya,” jelasnya.
Menurutnya, pembaruan hidup tidak terjadi secara instan, melainkan melalui proses yang dimulai dari pertobatan, kesetiaan mendengarkan firman, hingga kesediaan untuk melaksanakannya dalam kehidupan sehari-hari.
Buah dari hidup baru itu, lanjut Pastor Pius, akan tampak dalam damai, sukacita, serta terbangunnya persekutuan dan persaudaraan di tengah masyarakat.
“Jadikan dirimu manusia baru yang rajin berdoa, ikhlas mengampuni, peduli sesama, rendah hati, dan sabar. Jangan egois dalam menjalani hidup,” pesannya.
Refleksi tersebut menjadi pengingat bahwa iman bukan sekadar pengakuan, melainkan panggilan untuk terus bertumbuh dan bertransformasi.
Di tengah kehidupan umat di Lauran, pesan ini diharapkan menjadi cahaya yang menuntun setiap pribadi untuk hidup dalam kasih, menghadirkan damai, dan memperkuat solidaritas sebagai satu persekutuan iman.(rls:ph/jk)