April 18, 2026

Pj. Sekda Tanimbar: Empat Aspek Kunci Revitalisasi Pancasila Menuju Tanimbar Maju

Oleh : joko

http://suaraanaknegerinews.com | Saumlaki – Momen peringatan Hari Lahir Pancasila ke-80 tahun ini menjadi momentum reflektif bagi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Mengusung tema nasional “Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya”, Penjabat Sekretaris Daerah Brampi Moriolkosu menegaskan empat aspek strategis yang menjadi fokus revitalisasi nilai-nilai Pancasila demi mewujudkan Tanimbar Maju.

Saat ditemui media di ruang kerjanya, lantai 3 Kantor Bupati, Senin (2/6/25), Moriolkosu menekankan bahwa implementasi nilai-nilai Pancasila harus diperkuat secara menyeluruh di empat bidang utama: pendidikan, birokrasi, ekonomi kerakyatan (UMKM), dan ruang digital.

“Tanimbar tak akan maju jika nilai-nilai Pancasila tidak dihidupi secara utuh dalam kehidupan masyarakat dan tata kelola pemerintahan,” tegasnya.

1. Pendidikan: Lahirkan Generasi Cerdas dan Bermoral

Revitalisasi nilai Pancasila di dunia pendidikan dinilai sangat penting untuk membentuk generasi penerus yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh secara moral dan kuat dalam integritas.

2. Birokrasi: Pelayanan Publik Adil dan Transparan

Moriolkosu menyoroti perlunya reformasi birokrasi berbasis Pancasila agar pelayanan publik menjadi adil, transparan, dan bebas dari diskriminasi.

“Pelayanan tidak boleh eksklusif. Tidak boleh ada budaya kerja yang pilih kasih atau sistem pendelegasian tugas yang loncat-loncat hanya karena faktor kedekatan,” ujarnya.

3. Ekonomi: UMKM Harus Jadi Garda Terdepan

Pada aspek ekonomi, terutama koperasi dan UMKM, Moriolkosu menegaskan pentingnya pemerataan manfaat pembangunan agar tidak hanya dinikmati segelintir orang.

“Pemberdayaan UMKM harus digerakkan secara merata, bukan elitis,” katanya.

4. Media Sosial: Perangi Hoaks, Sebarkan Semangat Gotong Royong

Revitalisasi Pancasila juga harus masuk ke ruang digital. Moriolkosu mengingatkan masyarakat Tanimbar agar menjadikan media sosial sebagai sarana membangun, bukan memecah belah.

“Pancasila harus jadi kompas etika bermedia. Lawan hoaks, hindari ujaran kebencian, dan sebarkan semangat gotong royong,” tegasnya.

Imbauan Khusus: Untuk Guru, UMKM, dan ASN

Moriolkosu juga mengimbau para guru di lingkup Pemda agar terus menanamkan nilai Pancasila kepada siswa sejak dini. Sementara kepada pelaku UMKM dan para ASN, ia meminta pelayanan publik dilakukan berdasarkan keadilan dan semangat kerja yang tinggi.

“Kita butuh perubahan budaya kerja. Jangan sampai semangat Pancasila hanya jadi slogan, tapi tak terlihat dalam pelayanan kita,” tandasnya.

Mengakhiri pernyataannya, Moriolkosu berharap keempat aspek tersebut dapat menjadi dasar strategis pembangunan menuju Tanimbar Maju, yang berakar kuat pada nilai-nilai luhur Pancasila.

Sumber: tanimbar.go.id