April 19, 2026

Prestasi Akademik Membanggakan : 105 Siswa MAN Kota Sawahlunto Lolos SPAN-PTKIN 2026

IMG-20260408-WA0064

SAWAHLUNTO (Humas) 8 April 2026

Di tengah semilir pagi yang lembut menyapu halaman Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Sawahlunto, kabar menggembirakan itu datang seperti cahaya yang menembus kabut harapan. Sebanyak 105 siswa dari total 121 pendaftar Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) tahun 2026 dinyatakan lulus dan diterima di berbagai Universitas Islam Negeri (UIN) di seluruh Indonesia.

Kepala MAN Kota Sawahlunto Dafril Tuanku Bandaro, dengan penuh rasa syukur dan kebanggaan menyampaikan ucapan selamat kepada para siswa yang telah menorehkan prestasi gemilang tersebut. Dalam suasana yang hangat dan sarat makna, ia menuturkan bahwa keberhasilan ini bukan sekadar angka, melainkan cerminan dari kerja keras, doa, dan keteguhan hati.

“Ini adalah buah dari kesungguhan kalian dalam menapaki jalan ilmu. Kalian telah membuktikan bahwa usaha yang disertai doa tidak pernah mengkhianati hasil,” ujar Dafril dengan nada haru yang tertahan, seakan menyimpan kebanggaan yang tak terucapkan sepenuhnya.

Lebih dari sekadar pencapaian akademik, kelulusan ini menjadi simbol perjalanan panjang para siswa hari-hari yang dipenuhi catatan, doa yang lirih di sepertiga malam, serta tekad yang tak goyah di tengah berbagai tantangan. Dari ruang-ruang kelas sederhana di MAN Kota Sawahlunto, kini langkah mereka akan berlanjut ke kampus-kampus besar, membawa mimpi yang semakin mendekati kenyataan.

Dafril juga mengapresiasi peran pada guru dan orang tua yang telah menjadi pilar utama dalam mendampingi proses belajar para siswa. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini adalah kemenangan bersama, hasil dari sinergi yang terjalin dengan penuh keikhlasan.

“Para guru telah menanam benih ilmu dengan penuh dedikasi, sementara orang tua menyirami dengan doa tanpa henti. Hari ini, kita menyaksikan benih itu tumbuh menjadi pohon harapan yang kokoh,” tambah Dafril Tuanku Bandaro

Di antara deretan nama yang lulus, tersebar kisah-kisah perjuangan yang berbeda, namun bertemu pada satu titik keberhasilan. Ada yang berjuang melawan keterbatasan, ada pula yang menembus batas dirinya sendiri. Semuanya menyatu dalam satu kabar bahagia yang mengharumkan nama madrasah.

Keberhasilan 105 siswa ini juga menjadi tonggak penting bagi MAN Kota Sawahlunto dalam mengukuhkan diri sebagai lembaga pendidikan yang mampu melahirkan generasi unggul, tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam nilai-nilai spiritual dan karakter.

Menutup pernyataannya, Dafril Tuanku Bandaro berpesan agar para siswa yang telah lulus tidak berhenti bermimpi dan terus menjaga integritas diri di jenjang pendidikan berikutnya.

“Langkah kalian baru saja dimulai. Teruslah menjadi cahaya di mana pun berada, membawa nama baik almamater, dan menebar manfaat bagi umat,” tutur Dafril.

Di bawah langit Sawahlunto yang perlahan meninggi, harapan-harapan itu kini terbang lebih jauh. Dari madrasah sederhana, lahir generasi yang siap menorehkan kisahnya di panggung yang lebih luas membawa semangat, ilmu, dan cahaya yang tak akan padam.