May 10, 2026
Arsiya Oganara di jalan Braga Bandung. (Foto: Istimewa)

Arsiya Oganara di jalan Braga Bandung. (Foto: Istimewa)

Traveler Arsiya Oganara*

(Bagian Tiga dari Tiga)

Suaraanaknegerinews.com – Adapun paket wisata yang ditawarkan Bandros Braga Bandung, pertama, Blue Bus City Tour 09, ini merupakan City Sight Seeing Bus waktu tempuh 45 menit. Rute yang dilalaui jalan Braga, jalan Suniaraja 4848 Express, jalan Perintis Kemerdekaan (Gedung Indonesia Menggugat), jalan Wastukencana, jalan L.L.RE. Martadinata atau jalan Riau, jalan Ir. H. Juanda (Gedung De Driekleur).

Kemudian, jalan Diponegoro (Gedung Sate, Museum Geologi), jalan Citarum, jalan Aceh (Roemah Kentang), jalan Kalimantan (Gedung Jaarbeurs dan Gedung Sabau), jalan Tamblong, jalan Asia Afrika (Titik 0 Kilometer), Alun-Alun Kota Bandung, jalan Banceuy (Situs Penjara Banceuy), jalan ABC, dan kembali ke jalan Braga.

Kedua, Paket Wisata Gastronomy with Bandros 09, pada paket wisata ini bisa didapatkan icip-icip 6 makanan di Kawasan Gempol Citarum yaitu Kupat Tahu Gempol, Roti Gempol, Es Lilin Cipunegara, Sop Buntut Ma Emun, Bakso Tahu Tulen, Sari Sari, dan Bakso Soun Mr. Padi.

Ketiga, Bandros Walking Urban cerita tentang gedung bersejarah, perkembangan Kota Bandung dan lainnya. Juga wisata menelusuri perkampungan yang ada di Kota Bandung.

Keempat, Bandros Braga Night History dengan rute Halte Bandros Braga-Roemah Kentang di jalan Aceh setiap hari kamis 19.00 – 21.00 dan 21.30 – 23.30 WIB kerja sama antara DPC HPI Kota Bandung dan Indighost.

Diketahui, pengguna bisa membeli tiket Bandros Braga di Braga City Walk, tiket seharga 20ribu rupiah, maksimal peserta Bandros 24 orang. Info lebih lanjut bisa ke Tiara +62 888 6067 753 dan Jenni +62 812 1415 2629.  IG: @ bandrosbraga.bandung.

Hingga kini jalan Braga tetap megah dan cantik. Foto booth tersedia di beberapa titik. Kuliner ala nusantara sampai makanan dari benua lain juga tersedia di sepanjang jalan Braga.

Arsiya Oganara di jalan Braga Bandung. (Foto: Istimewa)
Arsiya Oganara di jalan Braga Bandung. (Foto: Istimewa)

Jika kita ingin menelusuri jalan Braga dengan suasan tidak begitu ramai bisa  dilakukan pada hari kerja Senin – Jumat. Namun, tetap ramai pada waktu sore hari sampai tengah malam.  Penghujung jalan Braga, kita berjumpa dengan jalan Suniaraja satu arah.

Beberapa tempat di seputaran jlan Braga yang bisa kita lanjutkan untuk melakukan walking tour diantaranya, Alun-Alun Kota Bandung dan Masjid Raya Bandung dan jalan Asia Afrika.

Bandung kaya akan kuliner Indonesia dan mancanegara, sebut saja street food bisa datang dengan jalan kaki dari Alun-Alun di Wisata Kuliner Night jalan Lengkong Besar, semua jajanan dari berbagai macam jenis dan murah meriah ada disana termasuk restopun banyak juga.

Jika ingin bermalam tersedia akomodasi dekat dengan Alun-Alun seperti penginapan mulai dari harga seratus ribu rupiah per-malam, apartmen sampai hotel bintang.

Angkutan umum menuju Alun-Alun bisa dari tiga terminal favorit yaitu terminal Luwipanjang, terminal Cicahem, terminal Dago, dan terminal Stasiun Hall.

Tarif Angkutan Kota (Angkot) sekitar lima ribu rupiah sekali jalan dan Bus Damri tujuh ribu rupiah. Bagi wisatawan yang menggunakan Kereta Api bisa berhenti di stasiun Hall Bandung lalu perjalanan dilanjutkan dengan Angkot, Bus Damri atau pemandu moda online.

Braga bukan tempat wisata biasa, Braga bercerita tentang sejarah Indonesia, mulai dari masa kolonial sampai Indonesia Merdeka.

 *Profil Penulis:

Arsiya Heni Puspita – Arsiya Oganara adalah nama penanya. Lulusan Sarjana Ilmu Komunikasi dengan hobi membaca dan travelling.

Hobi ini pula yang mengantarkannya menjadi professional Journalist yang sudah mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan dinyatakan Kompeten.

Juga Professional Tourist Guide dan Professional Tour Leader, Licensed and Certified dari Disparekraf DKI Jakarta dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Indonesia.

Saat ini mulai merambah ke dunia sastra dan kegemarannya menulis tersalurkan dengan menulis cerpen, puisi, puisi esai, dan lainnya.

Arsiya Oganara sangat senang bertemu dengan orang baru, persahabatan bisa dilakukan melalui medsosnya. FB: Arsiya Heny Puspita. IG: arsiyahenyhdl. Email: hennyarsiya@gmail.com.