Suara Anak Negeri News

Jembatan Suara Rakyat

Puncak Gebyar ke-61 SMPN 13 Padang: Menyatu dalam Semangat, Berkarya dalam Kebersamaan

Edrawati, M.Pd.

Padang, 5 November 2025, halaman SMPN 13 Padang bertransformasi menjadi lautan semangat, warna, dan tawa. Sejak pagi, para siswa, guru, bahkan ada alumni memenuhi area sekolah dengan wajah cerah dan penuh antusias. Hari itu menjadi momen bersejarah Puncak Gebyar ke-61 Tahun SMPN 13 Padang, sebuah perayaan yang tidak hanya menandai usia sekolah, tetapi juga menyalakan semangat kebersamaan, kreativitas, dan cinta terhadap pendidikan.

Dengan penuh semangat, acara dipandu oleh Riska Desma Yenti, S.Pd. guru Seni Budaya Pembawa acara muda yang energik dan bersuara lantang. Ia mengajak seluruh hadirin larut dalam suasana gembira sejak awal hingga akhir, menjaga alur acara tetap hidup dan berwarna.

Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh perwakilan dari ekstrakurikuler Tahfiz. Suara merdu lantunan ayat suci itu bergema lembut, menghadirkan suasana khidmat dan penuh keberkahan. Semua hadirin larut dalam keheningan yang syahdu, seolah seluruh semesta ikut berdoa untuk perjalanan panjang SMPN 13 Padang yang telah menginjak usia ke-61.
Acara sempat tertunda karena hujan membasahi arena kegiatan. Setelah Zuhur acara dilanjutkan kembali karena hujan sudah reda.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kepala Sekolah, Zulfarno, S.Ag., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar SMPN 13 Padang yang telah berperan aktif dalam mewujudkan kegiatan ini.
“Enam puluh satu tahun adalah perjalanan yang panjang. Di usia ini, kita tidak hanya merayakan waktu, tapi juga kerja keras, kebersamaan, dan semangat belajar yang tidak pernah padam. Gebyar ini menjadi bukti bahwa SMPN 13 Padang adalah rumah bagi kreativitas dan karakter unggul,” ujar beliau disambut tepuk tangan meriah.
Setelah sambutan, suasana berubah menjadi penuh warna. Panggung utama menjadi arena ekspresi bagi para siswa yang menunjukkan hasil latihan dan dedikasi mereka dari berbagai ekstrakurikuler.


Penampilan tari pasambahan menjadi pembuka yang menawan. Dengan busana dan gerak yang lemah gemulai, para penari membawakan kisah budaya Minangkabau dengan penuh penghayatan. Setiap gerakan tangan dan hentakan kaki seolah berbicara tentang keindahan tradisi yang diwariskan turun-temurun.

Berlanjut dengan penampilan karate yang memukau. Sorakan penonton terdengar riuh saat para atlet muda memperagakan jurus demi jurus penuh ketangkasan. Mereka menampilkan kekuatan fisik yang berpadu dengan mental disiplin dan konsentrasi tinggi mencerminkan semangat pantang menyerah yang diajarkan di sekolah ini.

Penampilan musik tradisi menghadirkan nuansa yang lebih lembut. Alunan saluang, talempong, dan gandang berpadu indah, membuat suasana terasa hangat dan sarat makna. Disusul oleh vokal solo dari murid, Satpam sekolah juga ikut menampilkan lagu-lagu penuh semangat serta pesan positif tentang mimpi dan perjuangan.
Tak hanya siswa, para guru juga ikut menyemarakkan acara. Salah satu guru Edrawati, M.Pd. membacakan puisi sebuah karya yang menggambarkan betapa besar peran pendidikan dalam membentuk masa depan bangsa. Disusul penampilan guru-guru lainnya yang menyanyikan lagu kebersamaan, menciptakan momen hangat yang menembus batas antara guru dan murid.
Acara makin semarak ketika tim futsal SMPN 13 Padang dipanggil untuk menerima piala sebagai juara 2. Cuplikan perjuangan dan kemenangan mereka di berbagai turnamen menjadi inspirasi bagi siswa lain untuk terus berprestasi di bidang apa pun.

Sebagai penutup yang megah, tampil tim Drumband SMPN 13 Padang. Dentuman semangat dari barisan drumband menggema gagah, menjadi simbol kekompakan dan semangat pantang menyerah. Langkah tegap, irama yang bergetar di dada, dan sorak kagum dari penonton membuat suasana semakin membara.

Tibalah pada momen yang paling ditunggu-tunggu: pemotongan tumpeng ulang tahun SMPN 13 Padang ke-61. Sebuah tumpeng kuning nan indah telah disiapkan di atas meja panggung, dihiasi bunga segar dan ornamen berwarna emas. Dengan senyum penuh haru, Kepala Sekolah Zulfarno, S.Ag., M.Pd. memotong tumpeng diiringi lagu dan tepuk tangan hadirin.