RD. Domincs Baldawins Masriat: Kasih Allah Menyertai, Warisan Harus Pererat, Bukan Pecah Belah
Oleh: Johanis Kopong
Dari Central Seminary UST Manila, RD. Domincs Baldawins Masriat Serukan Hidup Bersama Yesus
http://suaraanaknegerinews.com | Manila, Filipina – Sabtu, 5 Juli 2025 – Dalam suasana penuh syukur dan keheningan rohani, RD. Domincs Baldawins Masriat, Pastor Mahasiswa asal Kepulauan Tanimbar, Maluku, yang saat ini menjalani karya pelayanannya di Central Seminary UST Manila, Filipina, menyampaikan sebuah refleksi harian dalam rangka Sejenak Sabda.
Dengan semangat pelayanan lintas negara, RD. Domincs mengajak umat untuk merenungkan Sabda Tuhan dalam terang kehidupan keluarga, warisan, dan perjalanan iman.
Warisan: Sebabkan Damai atau Perselisihan?
Mengacu pada Bacaan Pertama (Kejadian 27:1-5, 15-29), RD. Domincs menyoroti realitas kehidupan keluarga yang tak jarang terguncang oleh masalah warisan. Ia mengingatkan umat agar berhati-hati dan bijak dalam memaknai warisan sebagai anugerah yang mempererat, bukan pemicu perpecahan.
“Terkadang warisan justru menghancurkan keharmonisan. Marilah kita menjadikan warisan sebagai sarana memperteguh ikatan kekeluargaan, bukan sebaliknya,” pesan RD. Domincs.
Hidup Baru dalam Sukacita Kristus
Sementara itu, merujuk pada Bacaan Injil (Matius 9:14-17), RD. Domincs menegaskan pentingnya meninggalkan cara hidup lama yang tidak sesuai dengan kehendak Tuhan. Ia mengajak umat untuk membuka hati bagi pembaruan hidup dalam Kristus.
“Yesus adalah sumber sukacita. Hidup bersama Dia dalam doa, firman, dan ekaristi akan mengubah hidup kita menjadi penuh harapan,” ungkapnya penuh semangat.
Dengan menggunakan perumpamaan “anggur baru dalam kantong baru”, RD. Domincs menyampaikan bahwa hanya hati yang diperbaharui yang mampu menerima berkat rohani secara utuh.
Doa dan Harapan untuk Umat
Mengakhiri refleksi singkatnya, Pastor Domincs mengajak umat untuk bersatu dalam doa, agar tetap setia berjalan bersama Yesus Kristus dalam kehidupan sehari-hari.
“Ya Allah, berkatilah kami agar kami senantiasa setia berjalan bersama Yesus Kristus Putera-Mu.”
Salam dari Tanah Perantauan
Dengan penuh kasih, RD. Domincs Baldawins Masriat mengirimkan salam hangatnya dari Central Seminary UST Manila kepada umat di Tanah Air, khususnya Kepulauan Tanimbar, seraya menegaskan bahwa iman yang hidup tidak terbatasi oleh jarak, melainkan dipersatukan dalam kasih Allah yang tak terbatas.
“Sejenak Sabda kali ini bukan hanya pengingat spiritual, tapi juga seruan untuk memperbaharui hati, mempererat keluarga, dan hidup dalam sukacita bersama Kristus, Salam kasih dan doa.” RD. Domincs Baldawins Masriat.