February 9, 2026

RD. Domincs Baldawins Masriat Refleksikan Keteladanan Rasul dalam Iman Katolik yang Tak Goyah

 

Oleh : Johanis Kopong

  1. RD. Domincs Baldawins Masriat: Bertahan dalam Iman Katolik Seperti Petrus dan Paulus

http://suaraanaknegerinews.com | Manila, 29 Juni 2025 – Suasana teduh dan khusyuk terasa di Central Seminary, University of Santo Tomas (UST), Manila, Filipina, ketika RD. Domincs Baldawins Masriat, imam asal Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku, memimpin perayaan dan renungan iman dalam momen istimewa Hari Raya Santo Petrus dan Paulus, Minggu (29/6/25).

Dalam kapasitasnya sebagai Pastor Mahasiswa UST Manila, RD. Domincs menyampaikan pesan rohani bertajuk Sejenak Sabda dengan penekanan pada keteladanan dua rasul besar dalam memelihara dan memperjuangkan iman hingga akhir hayat.

Bacaan Liturgi: Keteguhan Iman dalam Perjuangan

Adapun Liturgi keteguhan iman dalam perjuangan tertuang dalam Bacaan I: Kisah Para Rasul 12:1-11, Bacaan II: 2 Timotius 4:6-8,17-18 dan Bacaan Injil: Matius 16:13-19.

Refleksi Iman: Belajar dari Santo Petrus dan Paulus

Dalam renungan yang disampaikan, RD. Domincs menekankan tiga pokok permenungan yang menjadi inti pesan Tuhan hari ini:

1. Petrus: Mengandalkan Tuhan dalam Segala Hal

Petrus selamat dari ancaman karena Tuhan mengutus malaikat-Nya. Pengalaman ini menjadi pengingat bahwa manusia tak berdaya tanpa pertolongan ilahi.

“Percayalah bahwa Tuhan akan mengutus malaikat-Nya untuk menolong dan menyelamatkan hidup kita,” ujar RD. Domincs.

Ia mengajak umat untuk selalu bersandar pada Tuhan dalam tugas, tanggung jawab, dan kesulitan hidup, bukan mengandalkan kekuatan sendiri.

2. Paulus: Menjaga Iman Katolik sampai Akhir Hayat

Setelah pertobatannya, Rasul Paulus menyerahkan seluruh hidupnya untuk Tuhan. Ia yakin bahwa imannya akan membawanya kepada keselamatan kekal.

“Jangan pernah meninggalkan iman Katolik hanya karena persoalan-persoalan hidup,” pesan RD. Domincs dengan tegas.

Ia mengingatkan umat agar tetap teguh dalam iman Katolik yang benar, dan terus memeliharanya hingga akhir hayat.

3. Gereja: Batu Karang yang Tetap Kokoh

Meski berbagai tantangan menerpa, Gereja tetap berdiri kokoh dalam Kristus hingga hari ini. Gereja Katolik yang satu, kudus, katolik, dan apostolik bertahan karena janji penyertaan Tuhan.

“Kita patut bersyukur karena Gereja terus ada dan menjadi rumah iman yang teguh, sebagaimana Kristus telah mendirikannya,” tambahnya.

Doa dan Harapan

RD. Domincs menutup renungan dengan sebuah doa:

“Ya Allah, berkatilah kami agar seperti Santo Petrus dan Paulus, kami mampu menjaga dan memelihara iman kekristenan yang satu, kudus, katolik dan apostolik.”

Dengan penuh kasih, ia menyampaikan salam penutup kepada seluruh umat:

“Salam kasih dan doa, RD. Domincs Baldawins Masriat.”

Peneguhan Bagi Umat

Kehadiran RD. Domincs di UST Manila sebagai Pastor Mahasiswa menjadi berkat tersendiri, tidak hanya bagi komunitas Katolik di Filipina, tetapi juga sebagai representasi iman Katolik dari Indonesia, khususnya dari Kepulauan Tanimbar.

Lewat Sejenak Sabda ini, umat diajak kembali merenungi panggilan untuk menjaga iman dalam kesetiaan seperti yang telah diteladankan oleh Petrus dan Paulus, dua tiang utama Gereja.