April 18, 2026

RD Ponsianus Ongirwalu Ajak Anak-anak Hebat Tumbuh dalam Iman di Tengah Hujan

 

Oleh : Joko

Anak-anak Hebat Dapat Kejutan dari RD Ponsianus Ongirwalu Usai Misa Pagi

http://suaraanaknegerinews.com | Sabtu pagi, 28 Juni 2025, suasana penuh khidmat menyelimuti Gereja Katolik Paroki Hati Kudus Yesus (HKY) di Desa Olilit Barat, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Umat berkumpul dalam perayaan Misa yang dipimpin oleh Pastor Paroki, RD Ponsianus Ongirwalu.

Misa ini dirangkaikan dalam suasana Novena Santo Yudas Tadeus hari ke-2 serta peringatan Peringatan Wajib Hati Tak Bernoda Santa Perawan Maria. Dalam homilinya, RD Ongirwalu menekankan pentingnya membangun semangat pelayanan dan ketekunan dalam iman sejak usia dini.

HKY Pung Carita: Sebuah Kasih Nyata untuk Anak-anak Pelayan Gereja

Usai Misa, RD Ongirwalu melanjutkan momen indah melalui program bertajuk “HKY Pung Carita: Berbagi Kasih untuk Anak-anak Hebat”. Ia memberikan apresiasi kepada anak-anak yang dengan setia melayani sebagai misdinar, lektor, dan pemazmur, meskipun cuaca diguyur hujan.

“Terima kasih untuk kalian, anak-anak hebat. Walau hujan, kalian tetap setia melayani Tuhan dengan semangat. Sedikit berkat ini saya berikan, sebagai motivasi dan bantuan untuk kalian yang sedang mempersiapkan diri masuk kursus baru,” ucap RD Ongirwalu sambil menyerahkan bantuan berupa dana pembelian buku.

Doa Khusus: Mengandalkan Kasih Bunda dari Hati Kudus Yesus

Dalam suasana penuh syukur dan doa, Pastor bersama anak-anak melantunkan doa khusus kepada Bunda Maria dari Hati Kudus Yesus:

Ingatlah, O Bunda dari Hati Kudus, yang mempunyai pengaruh tak terhingga atas Putramu Yesus Kristus. Dengan penuh harap, kami mohon perlindunganmu.
O, Ibu dari Yesus, sumber cinta kasih, kebijaksanaan, dan terang, dengarlah permohonan kami. Jangan tolak doa kami karena Engkaulah Ibu kami. Kabulkanlah harapan kami ini. Amin.

Doa itu menjadi ungkapan iman yang sederhana namun mendalam dari anak-anak yang telah dipupuk dalam semangat pelayanan sejak dini.

Salve dan Salam Budaya

Momen hangat ini ditutup dengan sapaan khas Tanimbar:

“Salve. Ratu Norkit Monuk Dedesar. Ubu naflahar Ita Didtinemun. Kida Bela.”
Sebuah ungkapan lokal penuh cinta dan hormat, mencerminkan kebudayaan yang terjaga di tengah kehidupan menggereja umat di Olilit Barat.