April 18, 2026

Refleksi Iman Pastor Pius Heljanan, MSC: Seperti Maria, Simpan Tuhan dalam Hatimu

Oleh : Johanis Kopong

Renungan Iman dari Lauran: Tempatkan Yesus dalam Hatimu

http://suaraanaknegerinews.com | Saumlaki, Sabtu pagi, 28 Juni 2025 – Dalam suasana tenang dan khusyuk, Pastor Pius Heljanan, MSC, yang melayani sebagai Kuasi Paroki di Gereja Katolik Hati Kudus Yesus Lauran, Desa Lauran, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, menyampaikan renungan mendalam kepada umat yang hadir dalam perayaan Ekaristi pagi ini.

Dengan mengangkat kutipan Injil Lukas 2:41-51, Pastor Pius mengajak umat untuk merenungkan keteladanan Bunda Maria dalam menyimpan segala perkara di dalam hatinya. Menurutnya, sikap hati yang senantiasa menghadirkan Yesus adalah fondasi dari kebijaksanaan hidup yang sejati.

Uang Bisa Hilang, Jabatan Bisa Sirna, Tapi Jangan Kehilangan Tuhan

Pastor Pius menyampaikan refleksi yang kuat: “Fakta dalam hidup adalah ketika kita kehilangan uang, harta, atau jabatan, kita biasanya langsung mengerahkan segala daya dan upaya untuk mendapatkannya kembali. Namun, mengapa kita tidak bersikap sama ketika menyadari Tuhan tak lagi hadir dalam hati kita?”

Ia kemudian mencontohkan Bunda Maria dan Santo Yosef yang dengan cemas mencari Yesus saat mereka menyadari Sang Anak hilang dari rombongan. Mereka tidak tenang sebelum menemukan-Nya kembali. Sikap inilah, menurut Pastor Pius, yang menggambarkan iman yang benar.

Cari Tuhan Lebih Dahulu, Maka Segala Sesuatu Akan Mengikut

Dalam penutup renungannya, Pastor Pius mengajak umat untuk mengutamakan pencarian akan Tuhan, bukan hanya sibuk dengan urusan duniawi.

“Jangan habiskan seluruh waktumu hanya untuk mencari harta dunia. Tempatkan Tuhan di dalam hatimu terlebih dahulu, maka hidupmu akan dipenuhi kebijaksanaan dalam hidup bersama,” ujarnya tegas namun lembut.

Umat yang hadir tampak terdiam, merenungi setiap kalimat yang disampaikan. Renungan pagi itu menjadi peneguhan iman bahwa kehadiran Tuhan di dalam hati adalah sumber kedamaian dan arah hidup yang benar.