May 10, 2026
paturusi dan isteri

Aspar Paturusi

menghayati pagi hari
di balik sana gunung singgalang
di depan sana gunung marapi
hijaumu masih menyejukkan
petak sawah masih membentang

kabut tebal telah menjauh
alam yang dulu perawan
masih membekas di pagi hari ini
kenangan mengembara ke masa lalu

pagi hari di kaki singgalang
dingin menusuk tulang
rinduku pada kampung
terobati rasa lapang

Nagari Aie Angek, 24 Maret 2013
( sekeping kenangan dari fb 31 Januari 2017 Dikutip dari buku puisi Perahu Badik – membaca laut, hlm 242.)