Subuh Ajaibmu Melibas Waktu
yusuf achmad
Keajaiban ini bukan sekadar cerita,
Ia mutlak, nyata, tak terbantahkan maknanya.
Bukan hanya titah yang tergurat dalam kitab,
Bukan sekadar perintah yang harus disingkap.
Andai tujuh keajaiban dunia menjelma air,
Subuh adalah samudra, abadi, terus mengalir.
Lebih tinggi dari puncak ilmu dan sains fana,
Ia melampaui batas, tak tersentuh logika.
Jika harta para milyuner bersatu dalam genggaman,
Tak ada yang setanding dengan kekayaan Qarun, sumber sejuta khazanah zaman.
Namun, salat Subuh lebih mulia dari segalanya,
Ia adalah kilauan cahaya di gelap dunia.
Mengapa ia disebut ajaib?
Laksana lampu Aladin yang dirindu dan sulit dicapai.
Namun Subuh, lebih agung dari mitos fana,
Ia adalah saksi jiwa yang tunduk dalam nyata.
Bukan hanya makhluk bumi yang bersujud takzim,
Malaikat pun khidmat, dalam zikir nan hening.
Jika lampu Aladin sulit dicari,
Subuh adalah cerminan niat, kiat, dan tekad sejati.
Subuh yang ajaib, kini, esok, dan selamanya,
Penanda pagi yang membuka jalan surga.
Hingga kiamat menjadi akhir,
Ia tetap saksi iman yang tiada berpaling.