May 10, 2026
aspar jalan pulang

Aspar Paturusi

Siapa yang meremehkan nyawa
kepada siapa mereka berhamba
kebenaran apa yang diyakininya
mereka hendak merebut tangan maut
dari tangan Sang Maha Perkasa

Seraya mengusung keyakinan
mereka diam-diam mengendap-endap
mengoyak ketenangan
mencabik kedamaian
mengkampak rasa tenteram

Arah angin apa menuntunmu
setiap langkahmu berujung maut
masihkah sentuhan kasih
roh kemanusiaan
menghuni lubuk nuranimu

Lihatlah kibasan cahaya ilahi
Dia yang abadi
segera sujud
agar dapat menciumi
kebenaran hakiki
yang memuliakan damai
nilai-nilai manusiawi

Tiba saat melangkah
di jalan pulang
untuk bertobat
sepenuhnya

Jakarta, 15 Januari 2016