TANGAN MAUT
Aspar Paturusi
–
Siapa yang meremehkan nyawa
kepada siapa mereka berhamba
kebenaran apa yang diyakininya
mereka hendak merebut tangan maut
dari tangan Sang Maha Perkasa
Seraya mengusung keyakinan
mereka diam-diam mengendap-endap
mengoyak ketenangan
mencabik kedamaian
mengkampak rasa tenteram
Arah angin apa menuntunmu
setiap langkahmu berujung maut
masihkah sentuhan kasih
roh kemanusiaan
menghuni lubuk nuranimu
Lihatlah kibasan cahaya ilahi
Dia yang abadi
segera sujud
agar dapat menciumi
kebenaran hakiki
yang memuliakan damai
nilai-nilai manusiawi
Tiba saat melangkah
di jalan pulang
untuk bertobat
sepenuhnya
Jakarta, 15 Januari 2016