April 17, 2026
cak Mus24

Secangkir Kopi Cak Mus – 24

ia meletakkan rindu pada daun-daun beluntas
lalapan pembersih lambung serakah
penghilang bau ketiak jumawa
nasi liwet ikan asin
sambal tomat racikan Mak
masakan terlezat di dunia
tak terhingga kasih sayangnya

ia menulis rindu pada pundak perkasa
Bapak menuntunnya seberang kali
jembatan bambu rapuh khawatirnya
sampai di sawah mencabuti rumput liar
kacang tanah berisi kesabaran
dijual membeli baju lebaran dan uang sekolah

ia membaca rindu takjub Mak Bapaknya
sanggup menghidupi lima anaknya
tanpa berisik belam berkeluh
menghimpun lara dalam wajah teduh
sedang ia kadang resah menyambut pagi
Mak Bapaknya selalu siaga menantang matahari

dan ia menyimpan rindu dalam benak abadi
sebagai perisai menghadang lalai
bahwa doa-doa Mak Bapak menembus langit
bukan sekadar usaha mandiri
tanpa air mata orang tua
ia hanya pejalan tersesat cita tak tergapai

Lamongan, 15-2-2026