Tinggallah dalam Kasih-Nya: Pesan Damai dari Pastor Pius di Tengah Hujan Lauran
Oleh : joko
http://suaraanaknegerinews.com | Saumlaki, Kamis, 22 Mei 2025 – Hujan pagi yang membasahi Desa Lauran, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Kamis (22/5/25), tidak menyurutkan semangat umat Katolik untuk merenungkan sabda Tuhan.
Dari altar sederhana di Gereja Hati Kudus Yesus Lauran, Pastor Pius Heljanan, MSC, Kuasi Paroki yang melayani di wilayah itu membagikan sebuah pesan renungan mendalam yang terinspirasi dari Injil Yohanes 15:9-11.
Dalam suasana tenang yang diselimuti gemericik hujan, Pastor Pius mengajak umat untuk kembali merefleksikan makna kasih sejati yang datang dari Yesus.
“Tinggallah di dalam kasih-Ku, supaya sukacitamu menjadi penuh,” kutipnya sambil menekankan bahwa kasih Kristus bukanlah kasih yang semu, melainkan kasih yang memberi hidup dan menyelamatkan.
Menurutnya, dunia sering kali menawarkan bentuk kasih yang menyenangkan sesaat, namun menjerumuskan dalam kehampaan dan kerapuhan.
“Kasih sejati hanya bisa ditemukan dalam relasi yang intim dan intens dengan Yesus. Kasih itu bukan sekadar hiburan rasa, tetapi sebuah komitmen untuk setia pada kehendak-Nya,” ujarnya.
Renungan tersebut menjadi pengingat bahwa hidup dalam kasih Kristus adalah panggilan setiap orang beriman untuk menerima, menghidupi, dan mewartakan kasih itu kepada sesama.
Pastor Pius menutup renungannya dengan ajakan sederhana namun kuat: “Terimalah undangan Yesus. Kasih-Nya menyelamatkanmu. Sebarkanlah kasih itu agar semakin banyak orang mengalami keselamatan.”
Dari sudut kecil di Kepulauan Tanimbar, pesan universal ini mengalir bahwa dalam setiap tetes hujan pun, kasih Tuhan tetap turun bagi umat-Nya.