YANG (PERNAH) ADA DALAM KOPI
Oleh Sultan Musa
–
ia meyakinkan pengelana
sebagai kawan penuh makna
sejalan tak pernah hampa
mengulurkan tangan bahagia
-adalah ibarat nyanyian alam merimba
ia menyadarkan kejujuran laku
dan saka kehidupan menyatu
melebur saling merindu
begitu pertunjukannya mewaktu
-adalah dialog batin yang tak berlalu
ia meneguhkan baris kata
kembali ke akar sukma
bertabuh talu dalam asa
walau masa lalu kerap terasa
-adalah tak beranjak saat menikmatinya
ia mendengar rahasia tersimpan
silih berganti dalam keheningan
merunut sayup-sayup pertemuan
atau sorot temaram perpisahan
-adalah caranya menguji arti kesungguhan
…..dan ia masih bernyawa,
menguar ketulusan aroma didalamnya
-2024