Yohannes Persulessy Dorong Ketahanan Pangan: Brimob Maluku Hidupkan Lahan Tidur di Tanimbar
Oleh: joko
Inisiatif Yohannes Persulessy, Kompi 3 Brimob Maluku Gandeng Petani Olilit Timur Tanam Jagung Hibrida untuk Swasembada Pangan
Komandan Kompi 3 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Maluku tegaskan pentingnya pemanfaatan lahan tidur untuk mendukung swasembada pangan, musim kemarau panjang jadi tantangan, Brimob dan petani Akyain berkolaborasi untuk menjaga ketahanan pangan nasional, inisiatif penggalian sumur dan permintaan dukungan pemerintah daerah demi keberlanjutan pertanian jagung hibrida.
http://suaraanaknegerinews.com | Dusun Akyain, Tanimbar Selatan –
Komandan Kompi 3 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Maluku, IPTU Yohannes Persulessy, mengajak masyarakat tani untuk bersama-sama memanfaatkan lahan tidur demi mendukung swasembada pangan nasional. Langkah ini selaras dengan arahan Presiden RI terkait pemberdayaan lahan pertanian dan menjaga ketahanan pangan di tengah ancaman kemarau panjang.
Pemanfaatan Lahan Tidur dan Tantangan Kemarau
Persulessy menegaskan bahwa pemanfaatan lahan kosong milik Kelompok Tani Akyain di Desa Olilit Timur harus dimaksimalkan. “Akhir Juni hingga Oktober adalah puncak musim kemarau panjang di Kepulauan Tanimbar. Kita perlu antisipasi ketersediaan air untuk penanaman jagung hibrida agar hasil panen tetap optimal,” ujarnya.
Brimob Maluku bekerja sama dengan kelompok tani untuk menanam jagung pipil/hibrida, meski keterbatasan air menjadi tantangan utama. Persulessy meminta petani segera melapor bila ada kendala penyiraman agar dapat ditangani lebih cepat.
Sinergi Brimob dan Petani Akyain
Pada Minggu (14/9/25), tiga personel Kompi 3 Batalyon C Pelopor—BRIPKA Yan Mayaut (Banum), BRIPKA Stanislaus M. L. Kuway, S.H. (Baur Provos), dan BHARAKA Simon Pariama (Tanit 4)—melakukan penyiraman jagung di lahan seluas satu hektare di Jalan Pantai Weluan, Dusun Akyain.
Dari lahan itu, setengah hektare telah ditanami sejak Juli 2025 dan diperkirakan panen pada November mendatang.
Kegiatan berjalan aman dan lancar, menunjukkan komitmen Brimob dalam mendukung program ketahanan pangan nasional di tingkat lokal.
Inisiatif Swadaya dan Harapan Dukungan Pemerintah
Upaya ini juga didukung oleh seorang pengusaha lokal yang secara swadaya menggali sumur untuk kebutuhan irigasi. Persulessy berharap, “Pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian Kabupaten Kepulauan Tanimbar dapat membantu pembangunan dinding sumur permanen agar sumber air ini bertahan lama dan bermanfaat bagi petani.”
Menurutnya, air adalah kebutuhan pokok bukan hanya bagi manusia dan hewan, tetapi juga untuk keberlangsungan tanaman. Dengan sinergi antara Brimob, petani, dan pemerintah daerah, Persulessy optimistis pendapatan petani dapat meningkat, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kepulauan Tanimbar.
Data Singkat Lahan Jagung Pipil Akyain
- Lokasi: Dusun Akyain, Jln. Pantai Weluan, Desa Olilit, Kec. Tanimbar Selatan, Kab. Kepulauan Tanimbar
- Pemilik Lahan: Bapak Ivo Rananmase (Desa Olilit)
- Luas Lahan: 1 hektare (ditanami ½ hektare)
- Jenis Jagung: Jagung pipil/hibrida
- Waktu Tanam: Juli 2025
- Perkiraan Panen: November 2025
- Harga Jual: Rp5.500–Rp6.500/kg
Dengan pendekatan humanis dan elegan, menyoroti semangat kolaborasi antara aparat keamanan dan masyarakat tani, Yohannes Persulessy tampil sebagai sosok pemimpin lapangan yang responsif terhadap isu strategis pangan nasional, dengan langkah nyata di tengah keterbatasan alam.