May 10, 2026

anto narasoma

kini kau terbaring dalam
tidurku. sebab mimpi semalam telah tergolek
di atas taburan doa-doaku

ibarat api yang sunyi dari asap, panasmu masih
membara dan membakar
kerinduan anakmu

seperti daun-daun
dan bougenvile merah
di antara pas kembang itu, kau tersenyum
dalam jarak kehidupan ini berkali-kali

pada tiap episode
dari pagi ke pagi,
cahaya matahari kerap
menggambarkan kasih sayang sepilu lakon Iittle women

sesunyi api itukah
asap dan cahaya
dalam tidur abadimu, ibu ?

ketika kuziarahi
doa dan daya ucap
yang bertebar di atas hamparan tanah ini,
kesunyian itulah
menjadi bara api
yang senyap
dari kata-kata

inilah batas akhir
apimu di atas kuali
yang kau masak
sebagai hidangan
kerinduanku

ibu,
aku hanya diam dalam doa. Seperti serpihan debu yang akan bertebar lenyap setelah angin menyapa mimpimu dalam tidur panjangmu
di balik tanah ini

Palembang
21 Desember 2022