April 17, 2026

Alex Belay: Pemuda Tanimbar Harus Jadi Penjaga Persatuan

Oleh: joko

Blok Masela di Depan Mata, KNPI KKT Ingatkan Pentingnya Stabilitas Daerah, Jaga Tanimbar Tetap Kondusif, Hindari Hoaks, Perkuat Dialog Sosial

Ajakan damai dan solidaritas pemuda Tanimbar demi menjaga persatuan, Ketua DPD KNPI KKT dorong komunikasi sehat, hindari ujaran kebencian, Polri-TNI diingatkan lebih humanis dalam menjaga keamanan daerah, DPR RI diminta lebih berpihak pada daerah kepulauan dan rakyat kecil.

Ajakan Pemuda untuk Tenang dan Tidak Terprovokasi

http://suaraanaknegerinews.com | Saumlaki — Menyikapi situasi sosial dan politik yang tengah memanas di sejumlah kota di Indonesia, Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia Kabupaten Kepulauan Tanimbar (DPD KNPI KKT) menyerukan ajakan damai kepada seluruh elemen masyarakat. Ketua DPD KNPI KKT, Alex Belay, mengimbau agar para pemuda, mahasiswa, dan aktivis di Tanimbar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi.

“Pada prinsipnya, kami memberikan dukungan kepada rekan-rekan aktivis, pemuda, dan mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi melalui aksi demonstrasi. Namun, kita semua harus tetap menjaga ketertiban dan keamanan di daerah ini,” ujar Alex.

Hindari Hoaks dan Ujaran Kebencian

Dalam pernyataannya, Alex menekankan pentingnya menjaga ruang publik, baik secara langsung maupun di media sosial. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak menyebarkan informasi palsu atau ujaran kebencian yang berpotensi menimbulkan keresahan.

“Saya yakin sungguh bahwa pemuda dan mahasiswa memiliki komitmen yang sama untuk menjaga Tanimbar tetap damai, apalagi menjelang masuknya investasi besar seperti Blok Masela,” tegasnya.

Dorongan untuk Polri dan TNI

Di sisi lain, Alex mengajak aparat keamanan, baik Polri maupun TNI, untuk terus mengedepankan komunikasi yang humanis dalam menjalankan tugas menjaga stabilitas daerah.

“Polri dan TNI harus berupaya membangun pola komunikasi yang ideal, berwatak sipil, serta menjadi tulang punggung bangsa dengan pendekatan yang tidak represif,” ungkapnya.

Kritik terhadap Kesenjangan Sosial dan DPR RI

Lebih jauh, Alex menyoroti persoalan kesenjangan sosial yang masih terjadi antara pusat dan daerah. Menurutnya, kondisi bangsa saat ini tidak sedang baik-baik saja, sehingga perhatian pemerintah pusat sangat dibutuhkan, khususnya bagi wilayah kepulauan seperti Maluku.

“Sudah seharusnya DPR RI tidak hanya memikirkan kesejahteraan mereka sendiri, tetapi juga mendorong kebijakan yang bisa mengeluarkan daerah seperti Maluku dari kemiskinan. Salah satunya dengan segera mengesahkan Undang-Undang Provinsi Kepulauan,” ucapnya.

Evaluasi Pemerintah Daerah dan DPRD Tanimbar

Alex juga menyinggung perlunya evaluasi terhadap kinerja pemerintah daerah dan DPRD setempat. Ia menilai bahwa di tengah kondisi ekonomi yang lesu dan rendahnya Pendapatan Asli Daerah (PAD), gaji serta tunjangan DPRD yang mencapai lebih dari Rp40 juta per bulan menimbulkan kegelisahan di masyarakat.

“Pemerintah daerah harus lebih fokus pada program-program yang mampu menciptakan lapangan kerja. Sementara beban kerja DPRD perlu dievaluasi agar sejalan dengan kondisi nyata yang dihadapi rakyat,” tambahnya.

Harapan untuk Ruang Dialog Bersama

Mengakhiri seruannya, Ketua DPD KNPI KKT menegaskan pentingnya membangun ruang dialog yang sehat antara pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan seluruh pemangku kepentingan.

“Semua elemen masyarakat perlu duduk bersama, menjaga kondusifitas, dan bekerja sama demi Tanimbar yang maju dan sejahtera,” pungkas Alex.