CINTA DI MAKAM TERAKHIR
anto narasoma
–
meski senja,
usia dan cinta adalah kasih
inilah yang kucairkan lewat hari-hari penuh keilkhlasan
maka,
kaulah kesejukan itu
yang kugapai lewat air suci setelah usia senja menepi ke tepian sungai
di dekat perpaduan cinta kita, istriku
bagi kita
cinta bukanlah saling raba dan saling dekap
setelah hati ini bergejolak
ia adalah air bening
yang kucurahkan
ke hatimu paling dalam,
ketika matahari dan rembulan memisahkan
cahaya-Nya pada malam
inilah air suci, istriku
dari ribuan unsur
yang mencair ke dalam
cinta kita
maka di senja ini
tak ada kata-kata seindah kasih sayang, karena kau mendoakan kisah di akhir hidup kita
sebab cerita cinta
yang kita kisahkan
lewat skenario alam
akan berdialog
di panggung-panggung
kematian
sebab,
tanah dan air
adalah kau dan aku
yang menyeruak sebagai
bunga-bunga cinta,
yang bertabur di makam terakhir kita
Palembang
5 Juni 2022