April 17, 2026
WhatsApp Image 2024-12-27 at 06.51.54_65e71470

Oleh: Anto Narasoma

1/
Tuhan, sendiri aku terdiam. merangkai kata berjuta permintaan. ruang suci tempat kutundukkan keningku, telah lama merentangkan tangan

di mana aku melatakkan zikirku agar Kau mengirimkan ucapan sayang-Mu yang teduh di atas permohonan ini, Tuhanku

2/
sekian banyak batang tubuh bertumbangan, direncah-rencah kuku yang raib dari bayang-bayang ketakutan di dalam doa ini

sekian hari aku tergetar dalam ketakutan. sekian hari pula suasana kota-kota ini bersembunyi dalam keheningan yang mati tak bicara

3/
Tuhanku, doa ini kuucap lewat mulut-mulut yang kelaparan di gubuk-gubuk kemiskinan. aku bertahan agar tak mati karena korona-Mu, tapi perutku kering kerontang karena mati kelaparan

adakah lembaran ayat ayat-Mu menyajikan sepiring harapan agar korona segera raib dari ketakutan orang-orang yang dikepung kematian?

4/
Tuhanku, aku beranjak dari sekian doa yang meraih-raih rahmat-Mu. karena jiwa yang santun ini bicara atas permohonanku

bijakkah diri ini ketika aku terkulai di tengah kelaparan karena api panasmu-Mu itu kupersembahkan ke dalam doaku?

Tuhan,
dari rangkaian permintaan yang tulus, doaku mencair membawa sampan untuk tiba kepada-Mu. apakah aku akan tenggelam ke dalam maut korona, atau cengkeraman kelaparan ditimpa dinding kekuasaan?

Palembang
27 Maret 2020