Doa Menyusuri Malam untuk Namamu
Era Nurza
–
Anakku
di antara desir angin yang melintas jendela
ada bisikan yang kusematkan
namamu ya namamu
Setiap denyut nadi ini
tak lain adalah irama doa
yang kugoreskan ke langit malam
Aku melihat langkahmu
pada jalan panjang penuh bebatuan
kadang tertatih kadang kau hampir jatuh
Namun ketahuilah
di balik setiap ragu mengguncang
ada tanganku yang tak henti merangkulmu
meski hanya lewat doa
Tuhan
jadikan sabarnya seluas samudra
jadikan tegarnya setinggi langit
Jika ia harus menangis
biarlah air mata itu menjadi embun
yang menyuburkan harapan baru
Jika ia harus gagal
biarlah kegagalan itu menjadi tanah
tempat tumbuhnya kekuatan yang sejati
Anakku
jangan gentar pada gelap
karena aku selalu menitipkan lilin doa
di sudut jalan yang kau tempuh
dan bila kelak kau merasa sendirian
ingatlah
doa ibumu telah lebih dulu sampai
ke tempat yang tak terjangkau kakimu
Aku percaya
Tuhan menyimpan rahasia indah
di balik perjuanganmu yang berat
Maka jangan berhenti melangkah sayang
sebab di ujung sana
ada jawaban yang akan memelukmu
seperti pelukan pertama kali
aku menimangmu
Ketika lelahmu mencapai puncak
beristirahatlah sebentar di hatiku
tempat di mana doa-doa berdiam
tempat di mana harapan tak pernah putus
tempat di mana aku
selalu dan selamanya
berdoa untukmu
Padang, 19 September 2025