April 17, 2026

KaKankemenag Dr. H. Dedi Wandra Serahkan Reward Prestasi Kepada 4 Siswa MAN Sawahlunto Pemenang Lomba Video Nasional

Sawahlunto, 2 Oktober 2025  Di tengah sejuknya pagi di Kota Sawahlunto yang masih berbalut kabut tipis, semangat empat pelajar MAN Kota Sawahlunto berkobar terang bagaikan mentari yang menembus langit timur. Keberhasilan mereka menjuarai 10 besar  lomba video tingkat nasional menjadi titik cerah yang tak hanya membanggakan almamater, tetapi juga mengharumkan nama Kota Arang di kancah nasional.

Dalam sebuah momen penuh makna dan apresiasi yang mendalam, Kepala Kantor Kementerian Agama  Kota Sawahlunto, Dedi Wandra, secara langsung menyerahkan reward prestasi kepada keempat siswa inspiratif tersebut. Penyerahan penghargaan dilakukan di ruang kerja Kepala MAN Kota Sawahlunto, dalam suasana hangat dan bersahaja, disaksikan langsung oleh Kepala MAN Kota Sawahlunto Dafril Tuanku Bandaro serta didampingi Kasi Pendidikan Madrasah Syafrudin

Keempat siswa ini menorehkan prestasi gemilang melalui karya video kreatif bertema “Ekspresikan Kemerdekaanmu” yang dilombakan secara nasional oleh Direktorat KSKK Madrasah, Kementerian Agama RI Dalam rangka HUT RI ke 80 . Dengan daya imajinasi yang tajam, narasi yang menyentuh, dan teknik produksi yang profesional, video karya mereka berhasil menyisihkan ratusan peserta dari berbagai madrasah di penjuru nusantara.

“Karya siswa semua bukan sekadar video. Ia adalah pancaran jiwa yang memuat nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan semangat perubahan. Teruslah berkarya untuk negeri ini,” tutur H. Dedi Wandra dalam sambutannya, seraya menyerahkan piagam dan reward secara simbolis.

Kepala MAN Kota Sawahlunto, Dafril Tuanku Bandaro dalam kesempatan tersebut menyampaikan rasa bangganya atas dedikasi para siswanya.

“Ini adalah buah dari kerja keras, bimbingan para guru, dan tentu saja semangat juang siswa-siswi kami yang tak pernah padam. Madrasah bukan hanya tempat belajar ilmu, tapi tempat menanam nilai, karakter, dan kreativitas,” ujar Dafril dengan mata berbinar.

Tak hanya sebagai ajang seremonial, pertemuan ini menjadi ruang dialog penuh inspirasi. Kasi Penmad Syafruddin menyampaikan harapan agar prestasi ini menjadi pemicu semangat bagi siswa lainnya. “Prestasi harus menjadi budaya. Apresiasi adalah salah satu bentuk keadilan dalam dunia pendidikan. Ketika kerja keras dihargai, maka lahirlah generasi yang termotivasi,” ungkap Syafruddin

Reward yang diberikan bukan semata simbol penghargaan, melainkan juga bentuk investasi moral dan motivasi untuk masa depan generasi madrasah. Keempat siswa tersebut yang terdiri dari dua putra dan dua putri kini menjadi teladan bagi rekan-rekannya, membuktikan bahwa keterbatasan bukan halangan untuk berkarya dan berprestasi di panggung nasional.

Sawahlunto, yang dahulu dikenal sebagai kota tambang batu bara, hari ini kembali mengukir sejarah bukan dengan arang, melainkan dengan cahaya prestasi anak madrasahnya. Langkah kecil dari ruang kelas MAN Kota Sawahlunto kini bergema ke seluruh negeri.