Ketika Guru Jadi Gubernur Samsudin
Dok. Arsiya Oganara
Resensi Buku
Judul: Ketika Guru Jadi Gubernur Samsudin
Penulis: Luki Pratama
Penerbit: –
Cetakan: Januari 2025
Tebal buku: 112 Halaman
Ketika Guru Jadi Gubernur Samsudin karya Luki Pratama. Orang-orang yang berani memulai, kalian adalah mahluk yang patut dihargai. Setidaknya, kalian telah berani mencoba, meskipun hasilnya mungkin tidak selalu sempurna, ini adalah kutipan pada kata Teruntuk.
Buku ini menceritakan beberapa gebrakan aktivitas Pj. Gubernur Lampung Samsudin yang dilantik oleh Menteri Dalam Negeri RI pada 18 Juni 2024 disertai dialog pada setiap judul.
Adapun aktivitas itu, Langkah Awal saat menjadi Pj, Menghidupkan Kota Baru, Menuntun UMKM Naik Kelas, Gubernur yang Hobi Olahraga, Mengoptimalkan Pendidikan, Ingin Lampung Melek Literasi, Gebrakan Jalan Lampung, 4 Sektor Penunjang Swasembada Pangan, Misi: Pemilu Sukses, dan Usai Sudah Pengabdian.
Pada Prolog, Samsudin bukan politisi karir, bukan pula figure yang tumbuh dalam lingkungan birokrasi tinggi, Ia adalah seorang guru kimia, seorang pendidik yang mengawali hari-harinya dengan buku catatan, larutan kimia, dan papan tulis yang penuh dengan rumus-rumus.
Samsudin mengajar di SMA Al Kautsar Bandar Lampung, sebelum akhirnya pindah ke SMAN 2 Bandar Lampung. Di sinilah ia mulai dikenal sebagai pengajar yang tidak hanya menguasai materi, tetapi juga mampu menjadi inspirasi bagi siswa-siswinya. Ia mengajarkan cara berfikir kritis dan etika dalam ilmu pengetahuan.
Kemudian, Samsudin menjalani tugas di Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) meninggalkan dunia pendidikan yang sangat dicintainya.
Samsudin adalah bukti perjalanan seorang guru tidak pernah selesai. Bahkan ketika ia telah meninggalkan ruang kelas, jiwa pendidik itu tetap hidup, membimbing langkahnya untuk menciptakan perubahan yang lebih besar.
Bagian akhir buku ini tertera Coretan Lika-Luki dari likaluki.blogspot.com, di setiap jalan yang kita lalui, terdapat lika-liku yang membentuk cerita. Juga tentang penulis.
Gambar Samsudin memakai baju lengan panjang berwarna krem di padu dengan topi warna yang sama sedang mengajar merupakan cover buku bagian depan. Warna hijau muda mendominasi cover buku ini.
Cover buku bagian belakang dapat kita baca, seorang guru sejati paham, setiap murid memiliki kecerdasannya sendiri, meski bentuknya berbeda. Ada yang gemilan diatas panggung, ada yang cemerlang di balik layar.
Samsudin memahami itu. Maka, setiap langkahnya di bumi Lampung mencerminkan pendekatan seorang guru yang sabar dan penuh perhitungan tetapi tegas dalam mengambil keputusan.
Buku ini juga bisa menjadi pemantik bagi guru-guru untuk tetap semngat menjalankan tugas mulia sebagai pendidik. (Arsiya Oganara)
Profil Arsiya Oganara:
Arsiya Heni Puspita – Arsiya Oganara adalah nama penanya. Lulusan Sarjana Ilmu Komunikasi dengan hobi membaca dan travelling. Hobi ini pula yang mengantarkannya menjadi professional Journalist yang sudah mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan dinyatakan Kompeten serta Professional Tourist Guide dan Professional Tour Leader, Licensed and Certified dari Disparekraf DKI Jakarta dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Indonesia.
Saat ini mulai merambah ke dunia sastra dan kegemarannya menulis tersalurkan dengan menulis cerpen, puisi, puisi esai, dan lainnya.
Arsiya Oganara sangat senang bertemu dengan orang baru, persahabatan bisa dilakukan melalui medsosnya. FB: Arsiya Heny Puspita. IG: arsiyahenyhdl. Email: hennyarsiya@gmail.com.