April 18, 2026

Kolaborasi yang Mutlak: Menteri ATR/BPN Ajak Kepala Daerah Bersinergi Wujudkan Reforma Agraria dan Tata Ruang

Oleh : joko

Kepala Daerah Kunci Sukses Reforma Agraria, Tegas Menteri ATR/BPN

http://suaraanaknegerinews.com | Sumedang — Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menegaskan pentingnya kolaborasi erat antara pemerintah pusat dan daerah untuk menyukseskan agenda strategis nasional di bidang pertanahan dan tata ruang.

Pernyataan ini disampaikannya saat memberikan arahan dalam kegiatan Orientasi Kepemimpinan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Tahun 2025 Gelombang II di Balairung Rudini, IPDN, Sumedang, Jawa Barat, Rabu (25/06/25).

Tiga Titik Strategis: Reforma Agraria, Pengadaan Tanah, dan Tata Ruang

Menteri Nusron menyampaikan bahwa kolaborasi antara Kementerian ATR/BPN dan pemerintah daerah menjadi prasyarat mutlak dalam mendorong kemajuan pembangunan nasional.

“Kami membutuhkan kolaborasi dengan para kepala daerah minimal di tiga titik. Pertama, Reforma Agraria. Kedua, Pengadaan Tanah. Ketiga, Penataan dan Pengelolaan Tata Ruang,” ujar Nusron dengan tegas.

Didampingi Kepala Biro Humas dan Protokol, Harison Mocodompis, serta Kepala Kanwil BPN Provinsi Jawa Barat, Yuniar Hikmat Ginanjar, Menteri Nusron menekankan bahwa tanpa kerja sama yang kuat, target-target strategis tersebut tidak akan tercapai secara optimal.

Peran Sentral Kepala Daerah dalam Reforma Agraria

Sebagai Ketua Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) di daerah, para kepala daerah memegang peranan kunci dalam menentukan keberhasilan program ini.

“Bapak/Ibu yang bisa menentukan subjek penerimanya, kami yang menentukan objeknya, dan kami yang mengeksekusi. Jadi kunci sukses Reforma Agraria itu ada di tangan Bapak dan Ibu sekalian,” tegasnya lagi.

Nusron menyampaikan bahwa sinergi yang kuat akan membawa dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan rakyat serta penguatan ekonomi daerah.

Menuju Tata Kelola yang Modern dan Merata

Dalam sesi yang dimoderatori oleh Wakil Rektor IV IPDN Bidang Kerja Sama, Suhajar Diantoro, Menteri Nusron juga mengajak para kepala daerah untuk memahami dan menjalankan peran strategis dalam implementasi kebijakan pertanahan dan tata ruang.

Hal ini, lanjutnya, merupakan bagian dari upaya bersama membangun Indonesia yang lebih merata, berkelanjutan, dan modern.

Kegiatan Strategis bagi Pemimpin Baru Daerah

Kegiatan orientasi ini diikuti oleh 86 kepala daerah dan wakil kepala daerah hasil Pilkada Serentak Tahun 2024 yang belum sempat mengikuti orientasi pada Gelombang I. Selain Menteri ATR/BPN, turut hadir sebagai narasumber adalah Wakil Menteri Perhubungan, Suntana.

Acara berlangsung selama lima hari, sejak 22 hingga 26 Juni 2025, sebagai bentuk pembekalan awal bagi pemimpin daerah dalam mengemban amanah serta menjalin koordinasi lintas sektor dan kementerian.